KONAWE — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Konawe memperketat pengawasan dan penagihan pajak terhadap perusahaan di Kawasan Industri Routa. Pengawasan dilakukan secara langsung ke aktivitas usaha untuk mendorong tertib administrasi perpajakan sekaligus memetakan potensi penerimaan yang belum tergali.
Plt. Kepala Bapenda Kabupaten Konawe Andi Tenri Rawe Lasandara menyebut langkah itu sebagai upaya meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Menurutnya, pengawasan berkelanjutan diperlukan agar seluruh perusahaan memenuhi kewajiban sesuai ketentuan yang berlaku.
Pengawasan dan penagihan menyasar sejumlah sektor perpajakan daerah. Selain MBLB, Bapenda membidik PBJT atas tenaga listrik serta PBJT atas makanan dan minuman.
Ketiga sektor itu dipilih karena dinilai paling relevan dengan aktivitas perusahaan yang beroperasi di Kawasan Industri Routa. Pemerintah daerah berharap pengelolaan pajak semakin tertib, transparan, dan akuntabel.
Andi Tenri menegaskan Bapenda Konawe akan terus melakukan pengawasan dan penagihan secara berkelanjutan. Perusahaan yang menjalankan aktivitas usaha di kawasan industri menjadi prioritas utama.
"Pengawasan dan penagihan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak serta mengoptimalkan penerimaan PAD Kabupaten Konawe," ujarnya.
Menurutnya, pengawasan secara langsung terhadap aktivitas perusahaan penting dilakukan. Langkah itu untuk mendorong tertib administrasi perpajakan sekaligus mengidentifikasi dan mengoptimalkan potensi penerimaan pajak daerah.
Dalam kesempatan itu, Andi Tenri memberikan apresiasi kepada PT SCM yang dinilai taat memenuhi kewajiban pajak daerah. Menurutnya, kepatuhan perusahaan dalam membayar pajak merupakan bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
PT SCM diharapkan menjadi contoh bagi perusahaan lain yang beroperasi di Kawasan Industri Routa. Bapenda Konawe pun mengimbau seluruh pelaku usaha agar memiliki komitmen yang sama dalam memenuhi kewajiban perpajakan secara tepat waktu.
Dengan meningkatnya kesadaran dan kepatuhan wajib pajak, optimalisasi PAD diharapkan semakin maksimal. Penerimaan yang optimal disebut dapat memberikan kontribusi nyata bagi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Konawe.