Pencarian

BTN Diminta Perluas KPR FLPP dan KUR Perumahan demi Program 3 Juta Rumah

Selasa, 03 November 2026 • 14:19:32 WIB
BTN Diminta Perluas KPR FLPP dan KUR Perumahan demi Program 3 Juta Rumah
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mendorong BTN memperluas penyaluran KPR FLPP dan KUR Perumahan.

SULAWESI TENGGARA — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman mendorong PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memperluas penyaluran KPR Bersubsidi lewat skema FLPP dan KUR Perumahan. Langkah ini jadi kunci mempercepat penyediaan hunian layak dan terjangkau dalam Program 3 Juta Rumah yang menjadi agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Paragraf pembuka: Dorongan kepada BTN disampaikan langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan sektor perbankan mutlak diperlukan, dengan BTN diposisikan sebagai motor utama pembiayaan perumahan nasional.

Dua Jalur Pembiayaan yang Dioptimalkan

Akselerasi penyediaan hunian ditempuh lewat dua instrumen sekaligus. Pertama, optimalisasi program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan. Kedua, penguatan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bersubsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Kedua jalur itu menyasar segmen berbeda. KUR Perumahan menyentuh sisi usaha dan pembangunan rumah, sementara FLPP menjaga agar bunga KPR tetap ringan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Kombinasi keduanya diharapkan menutup celah pembiayaan yang selama ini menghambat realisasi hunian rakyat.

Mengapa BTN Jadi Tumpuan

Penunjukan BTN bukan tanpa alasan. Bank pelat merah itu selama ini memegang porsi terbesar pembiayaan perumahan nasional, terutama untuk segmen subsidi. Pemerintah menilai kapasitas dan jaringan BTN bisa mempercepat distribusi rumah murah ke daerah-daerah.

Sektor pembiayaan disebut Maruarar memegang peranan strategis dalam menyukseskan Program 3 Juta Rumah. Tanpa dukungan perbankan, target pembangunan hunian dalam jumlah besar itu sulit direalisasikan dalam waktu singkat.

Dampak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Bagi calon pemilik rumah, perluasan FLPP berarti akses KPR bersubsidi dengan cicilan lebih terjangkau makin terbuka. Program ini menyasar masyarakat berpenghasilan rendah yang selama ini terkendala harga rumah dan suku bunga komersial.

Adapun KUR Perumahan menyentuh pelaku usaha di sektor properti rakyat, termasuk pengembang kecil yang membangun rumah sederhana. Jika penyalurannya lancar, pasokan rumah murah di pasar bisa bertambah dan pilihan bagi konsumen ikut melebar.

Penutup: Realisasi perluasan KPR FLPP dan KUR Perumahan oleh BTN akan menjadi ujian awal bagi Program 3 Juta Rumah. Kecepatan bank pelat merah itu menyalurkan pembiayaan akan menentukan seberapa cepat hunian layak sampai ke tangan masyarakat.

Follow kabarbaubau.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: idxchannel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks