Pencarian

Wakatobi Jadi Satu-satunya Daerah RI Wakili Asia Pasifik di Forum UNESCO, Bupati Haliana Jadi Narasumber Utama

Rabu, 17 Juni 2026 • 13:29:01 WIB
Wakatobi Jadi Satu-satunya Daerah RI Wakili Asia Pasifik di Forum UNESCO, Bupati Haliana Jadi Narasumber Utama
Wakatobi menjadi satu-satunya daerah Indonesia yang mewakili Asia Pasifik dalam forum UNESCO tentang pendidikan berkelanjutan.

WAKATOBI — Pengakuan dari UNESCO ini disebut sebagai validasi internasional terhadap konsistensi Wakatobi dalam mengembangkan pendidikan yang berpijak pada konservasi dan keberlanjutan. Sekretaris Daerah Kabupaten Wakatobi, Nadar, menyebut capaian ini memiliki makna besar karena menempatkan daerahnya sebagai contoh bagi negara lain.

Empat Negara di Asia Pasifik Jadi Proyek Percontohan

Nadar menjelaskan, UNESCO hanya menetapkan empat negara di kawasan Asia Pasifik sebagai proyek percontohan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Keempat negara itu adalah Jepang, Vietnam, Thailand, dan Indonesia. Untuk Indonesia, Wakatobi dipercaya menjadi satu-satunya daerah yang mewakili.

"Oleh UNESCO sebagai Badan Dunia di bawah naungan PBB, kali ini mengangkat Wakatobi menjadi semakin tinggi dan dipromosikan menjadi etalase kepeloporan pembelajaran berbasis konservasi yang menginspirasi dunia untuk pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan global," ujar Nadar, Selasa (16/6/2026).

Forum di Jakarta: Wakatobi Dominasi Perbincangan

Forum bertajuk "National Forum on Education For Sustainable Development: Biosphere Reserve and Ocean as The Learning Place of People and Planet" berlangsung di SHANGRI-LA Hotel Jakarta pada 15 Juni 2026. Dalam forum itu, Wakatobi menjadi episentrum yang mendominasi perbincangan.

Bupati Wakatobi, Haliana, mendapat kehormatan menyampaikan sambutan pembuka bersama Direktur Regional UNESCO untuk Asia Pasifik, Mrs. Maki Katsuno Hayasikawa, dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Abdul Mu'ti. Haliana juga tampil sebagai narasumber utama dalam sesi diskusi.

Mendikdasmen: Wakatobi yang Pertama, Bukan Satu-satunya

Dalam forum tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI menegaskan bahwa Wakatobi bukan satu-satunya daerah yang akan dikembangkan, melainkan yang pertama dan menjadi inspirasi. "Validasi untuk Wakatobi bukan oleh kita sendiri tetapi oleh UNESCO lembaga dunia," tambah Nadar.

Nadar berharap capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus berinovasi. Ia ingin Wakatobi tidak hanya dikenal karena kekayaan alamnya, tetapi juga sebagai daerah pelopor pendidikan berkelanjutan yang mampu menginspirasi Indonesia dan dunia.

Bagikan
Sumber: telisik.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks