SULAWESI TENGGARA — Setiap anak punya bakat alami yang berbeda, dan mengenalinya sejak SMP membantu orang tua memilih arah pendidikan yang tepat. SMP Insan Kamil Cikarang menggelar sesi parenting bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd untuk membahas cara membaca hasil tes PRIMAGEN, mulai dari peta bakat genetik hingga rencana karier jangka panjang.
SMP Insan Kamil Cikarang menggelar kegiatan parenting bertema potensi anak pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Acara berlangsung di Smpit Insan Kamil, Jl. Ciherang Timur 7 No. BB7, Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Narasumbernya Dr Awaluddin Faj, M.Pd, alumni Pondok Modern Darussalam Gontor yang kini dikenal sebagai praktisi minat bakat dan konsultan pendidikan nasional. Ia menekankan bahwa setiap anak terlahir unik dengan bakat dan potensinya masing-masing.
Mengapa Tes Minat Bakat Penting di Usia SMP
Memahami minat dan bakat sejak awal disebut sebagai kunci utama agar anak belajar dengan gembira, fokus, dan meraih prestasi terbaik. Sayangnya, banyak orang tua baru menyadari arah potensi anak saat sudah terlambat memilih jurusan atau sekolah lanjutan.
Kepala Sekolah SMPIT Insan Kamil, Irfan Fahrizal, S.Pd.I., M.Pd.I., menilai kegiatan ini membantu membangun satu frekuensi antara orang tua dan lembaga pendidikan. Menurutnya, pemetaan minat, bakat, dan potensi anak menjadi dasar komunikasi yang lebih sehat antara rumah dan sekolah.
"Alhamdulillah, setelah hasil tes PRIMAGEN keluar, baik guru maupun siswa, banyak sekali kecocokan dan sangat detail, ini sangat berbeda dari tes-tes sebelumnya yang dilakukan di sekolah," ujar Irfan Fahrizal.
Apa Saja yang Dipetakan Tes PRIMAGEN
Berbeda dari tes IQ konvensional, PRIMAGEN memetakan potensi anak secara lebih luas. Hasilnya mencakup minat, bakat, IQ, EQ, kecerdasan majemuk, gaya kerja, gaya belajar, kemampuan alami, hingga motivasi anak.
Dr Awaluddin Faj menyebut tes ini bukan sekadar formalitas. Hasilnya dipakai untuk merancang strategi belajar, memilih sekolah lanjutan yang sesuai, sampai merencanakan masa depan pendidikan dan karier anak.
1. Peta Bakat Genetik
PRIMAGEN memetakan kecerdasan dominan anak sejak lahir, misalnya logis, kinestetik, atau linguistik. Peta ini membantu orang tua memilih jurusan lanjutan yang paling sesuai setelah lulus SMP, apakah IPA, IPS, Bahasa, atau Keagamaan.
2. Gaya Belajar yang Efektif
Hasil tes menunjukkan cara terbaik anak menyerap informasi. Guru bisa menyesuaikan pendekatan belajar agar prosesnya lebih cepat, mudah, dan menyenangkan, bukan lagi cara monoton yang sama untuk semua siswa.
3. Rencana Karier Jangka Panjang
Sejak bangku SMP, anak sudah punya gambaran arah karier dan minat bakat yang jelas. Ini membuat mereka lebih fokus dan termotivasi mengembangkan potensi diri, sehingga peluang berprestasi lebih terbuka.
4. Pola Asuh yang Lebih Tepat
Orang tua mendapat panduan komunikasi untuk mendukung bakat alami anak. Harmoni di rumah dan lingkungan belajar pun lebih terjaga karena pendekatan yang dipakai sesuai karakter si anak.
Kapan Orang Tua Perlu Berkonsultasi
Jika anak tampak kehilangan semangat belajar, sulit menentukan jurusan, atau nilai tidak berkembang meski sudah berusaha, tes minat bakat bisa jadi langkah awal. Konsultasikan hasilnya dengan guru BK atau psikolog pendidikan agar interpretasinya tidak salah arah.
Bagi pimpinan lembaga, pimpinan pesantren, atau kepala sekolah yang ingin mengadakan tes minat bakat dan program career center, informasi lebih lanjut bisa diperoleh melalui nomor 0878-8998-3338.
Mengenali potensi anak sejak dini bukan soal menuntut prestasi, tapi memberi mereka peta jalan yang jelas. Orang tua dan sekolah yang berjalan searah membuat anak tumbuh lebih percaya diri menghadapi pilihan pendidikan berikutnya.