Forum Kemanusiaan Kendari Bagikan Daging Kurban Ramah Lingkungan ke Korban Banjir, Pakai Besek Bambu

Penulis: Saiful  •  Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:47:31 WIB
Relawan Forum Kemanusiaan Kendari membagikan daging kurban dengan kemasan besek bambu kepada korban banjir.

KENDARI — Kolaborasi tiga organisasi kemanusiaan di Sulawesi Tenggara menghadirkan model kurban yang berbeda pada Idul Adha 1447 H. Satu ekor sapi yang disembelih dibagikan kepada penyintas banjir di Kota Kendari, bukan dengan kemasan plastik, melainkan besek bambu tradisional.

Daging Kurban untuk Korban Banjir, Kemasan Ramah Lingkungan

Forum Kendari Tanggap Bencana (KARTANA), KBM FEBI IAIN Kendari, dan Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Sulawesi Tenggara bersinergi dalam aksi ini. Hewan kurban dibeli langsung dari peternak lokal di Desa Silea Jaya, Kecamatan Buke, Kabupaten Konawe Selatan.

Langkah itu sengaja diambil untuk mendukung pemberdayaan ekonomi peternak daerah. Seluruh proses, mulai penyembelihan hingga distribusi, dikelola oleh relawan.

Komandan KARTANA Langsung Turun Tangan

Proses penyembelihan dipimpin langsung oleh Komandan KARTANA, Muhammad Matin Adhiddia, S.Ked. Ia bersama relawan lainnya mengawal setiap tahapan agar daging sampai ke penerima manfaat.

“Keterlibatan langsung ini adalah wujud komitmen kami untuk hadir di setiap lini aksi kemanusiaan—mulai dari penyembelihan, pengemasan, hingga distribusi langsung ke tangan penerima manfaat,” ujar Matin dalam keterangannya.

Besek Bambu Gantikan Kantong Plastik

Yang membedakan aksi ini dari pembagian daging kurban pada umumnya adalah penggunaan besek bambu sebagai kemasan. Wadah tradisional itu dipilih untuk menekan timbulan sampah plastik yang biasanya melonjak pasca-Idul Adha.

“Qurban bukan hanya tentang menyembelih dan membagikan daging, tetapi bagaimana manfaatnya bisa lebih luas. Lewat Eco-Qurban, kami ingin membantu penyintas banjir sekaligus menjaga alam dengan zero plastic,” tambah Matin.

Mayoritas Daging untuk Warga Terdampak Banjir

Alokasi daging kurban diprioritaskan bagi masyarakat yang rumahnya terendam banjir di Kota Kendari. Sebagian kecil diberikan kepada relawan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.

Arsanul, tokoh masyarakat setempat, mengaku sangat terbantu. “Kami sangat berterima kasih kepada KARTANA, KBM FEBI IAIN, DDV Sultra, dan seluruh relawan. Bantuan ini sangat berarti bagi warga terdampak banjir. Kami juga sangat salut dengan penggunaan besek bambu yang ramah lingkungan,” katanya.

Gotong Royong Lintas Komunitas

Agenda ini juga menjadi wadah pemersatu solidaritas antara komunitas relawan, mahasiswa, dan pegiat kemanusiaan di Sulawesi Tenggara. Melalui sinergi “Eco-Qurban Kolaborasi Kemanusiaan”, ketiga organisasi berharap semangat gotong royong dan peduli lingkungan bisa terus mengakar dan menjadi budaya baru dalam setiap aksi sosial ke depan.

Reporter: Saiful
Sumber: radarkendari.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top