Dana SAL Rp... Disuntik ke Bank Mandiri, Likuiditas Mengalir ke UMKM dan Sektor Produktif

Penulis: Ragil  •  Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:53:02 WIB
Bank Mandiri menerima suntikan dana SAL untuk memperkuat likuiditas dan mendukung UMKM.

SULAWESI TENGGARA — Kebijakan penempatan dana SAL di perbankan nasional, termasuk Bank Mandiri, mendapat sambutan hangat dari direksi. Mereka menilai ini adalah sinergi konkret antara pemerintah dan perbankan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah tekanan global. Riduan menekankan, kolaborasi erat dengan pemerintah menjadi fondasi penting untuk memperkuat efektivitas kebijakan fiskal.

Dana Murah, Kredit Mengalir Lebih Deras

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, menjelaskan dampak teknis dari suntikan dana ini. Kehadiran dana SAL memberikan efek positif yang terukur pada struktur pendanaan perseroan, termasuk efisiensi biaya dana. "Efisiensi biaya dana secara langsung memperluas ruang penyaluran kredit," ujar Novita dalam keterangan resmi, Sabtu (27/6/2026).

Dengan biaya dana yang lebih murah, Bank Mandiri punya ruang lebih besar untuk menawarkan suku bunga kompetitif. Fokus utama perseroan tetap pada pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang solid, didorong oleh penghimpunan dana murah (CASA) melalui penguatan ekosistem digital. Strategi ini menjadi fondasi struktur pendanaan yang kuat dan resilien.

UMKM Jadi Prioritas Utama Penyaluran Kredit

Dari sisi penyaluran, Bank Mandiri memproyeksikan pertumbuhan kredit yang sejalan dengan laju industri hingga akhir tahun. Namun, perseroan tidak asal ekspansif. Fungsi intermediasi dioptimalkan secara selektif dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan pengelolaan risiko yang disiplin.

Sebagai mitra strategis pemerintah, penyaluran kredit Bank Mandiri difokuskan pada segmen UMKM. Segmen ini dinilai memiliki peran besar dalam mendorong perekonomian nasional dan menyerap tenaga kerja. "Dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan menjaga kualitas aset secara disiplin, Bank Mandiri siap memberikan kontribusi positif dalam mendukung agenda prioritas pemerintah," tegas Novita.

Langkah ini menunjukkan komitmen Bank Mandiri untuk tidak hanya menjadi bank yang sehat secara finansial, tetapi juga menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan. Suntikan dana SAL dari pemerintah menjadi katalis yang mempercepat proses tersebut, memastikan likuiditas tidak mengendap, melainkan mengalir deras ke sektor-sektor produktif yang membutuhkan.

Reporter: Ragil
Sumber: akurat.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top