Pencarian

Dua Pelajar Sulawesi Tenggara Lolos Seleksi Paskibraka Nasional 2026, Akan Bertugas di Istana Negara

Jumat, 26 Juni 2026 • 22:05:30 WIB
Dua Pelajar Sulawesi Tenggara Lolos Seleksi Paskibraka Nasional 2026, Akan Bertugas di Istana Negara
Laode Reyhan Putra Satria Korwa dan Waode Bintang Adisya lolos seleksi Paskibraka Nasional 2026 dari Sulawesi Tenggara.

BAUBAU — Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Tenggara, Andrian, mengatakan pengumuman hasil seleksi dilakukan secara serentak melalui siaran langsung BPIP. Dari tiga pasang calon yang dikirim Sultra ke tingkat nasional, satu pasang dinyatakan lolos.

Laode Reyhan Putra Satria Korwa merupakan pelajar SMAN 2 Baubau, sementara Waode Bintang Adisya berasal dari SMAN 1 Kulisusu, Kabupaten Buton Utara. Keduanya akan bergabung dengan 74 anggota Paskibraka lainnya dari seluruh provinsi di Indonesia.

Seleksi Tak Hanya Ukur Fisik, tapi Juga Karakter dan Wawasan Kebangsaan

Andrian menjelaskan bahwa proses seleksi Paskibraka tingkat pusat tidak hanya menilai kemampuan fisik. Kedisiplinan, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, karakter, serta komitmen terhadap nilai-nilai Pancasila menjadi faktor penentu kelulusan.

“Provinsi Sulawesi Tenggara sebelumnya mengutus tiga pasang calon Paskibraka untuk mengikuti seleksi tingkat nasional. Dari hasil seleksi tersebut, satu pasang dinyatakan lolos mewakili Sultra di tingkat pusat,” kata Andrian saat ditemui di ruang kerjanya.

Dua Pasang Calon Lainnya Otomatis Bertugas di Tingkat Provinsi

Dua pasang calon Paskibraka asal Sultra yang belum terpilih di tingkat pusat secara otomatis menjadi anggota Paskibraka tingkat provinsi. Mereka akan bertugas dalam upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI di lingkup Provinsi Sulawesi Tenggara.

Pemerintah daerah saat ini masih menunggu jadwal pemanggilan resmi dari BPIP terkait keberangkatan dan pemusatan pendidikan dan pelatihan. “Jika berkaca pada tahun sebelumnya, pemusatan latihan dilaksanakan di Cibubur selama kurang lebih satu bulan,” ujar Andrian.

Pembinaan Intensif Sebelum Tugas Kenegaraan 17 Agustus

Selama masa pemusatan, anggota Paskibraka nasional akan mendapatkan pembinaan intensif. Selain latihan teknis pengibaran bendera, mereka juga mengikuti penguatan karakter, wawasan kebangsaan, serta pembinaan ideologi Pancasila.

Andrian berharap kedua pelajar asal Sultra dapat menjalani seluruh rangkaian pelatihan dengan penuh tanggung jawab. “Siapapun yang terpilih adalah putra-putri terbaik Sulawesi Tenggara. Saya berharap mereka menjaga nama baik daerah, menjaga kondisi fisik dan mental, tetap rendah hati, tidak sombong, serta fokus menjalani seluruh tahapan pelatihan,” pungkasnya.

Bagikan
Sumber: mediaindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks