Pencarian

Kemenkes Buka Beasiswa SEHAT 2026 untuk Mahasiswi Poltekkes, Bantuan Pendidikan Capai Rp 10 Juta per Semester

Senin, 01 Juni 2026 • 16:00:01 WIB
Kemenkes Buka Beasiswa SEHAT 2026 untuk Mahasiswi Poltekkes, Bantuan Pendidikan Capai Rp 10 Juta per Semester
Kemenkes dan Yayasan Khouw Kalbe membuka Beasiswa SEHAT 2026 untuk mahasiswi Poltekkes dengan bantuan hingga Rp 10 juta per semester.

JAKARTA — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Yayasan Khouw Kalbe membuka pendaftaran Beasiswa SEHAT 2026, program yang menyasar mahasiswi aktif di Politeknik Kesehatan (Poltekkes) di seluruh Indonesia. Program ini menawarkan bantuan biaya pendidikan hingga Rp 10 juta per semester, mencakup UKT, SKS, biaya praktik, hingga uji kompetensi.

Pendaftaran dibuka mulai 8 hingga 30 Juni 2026 secara online melalui laman SIBK Kemenkes. Beasiswa ini menjadi bagian dari upaya transformasi SDM kesehatan untuk memperkuat layanan di Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK).

Apa Saja Manfaat yang Didapat Penerima Beasiswa?

Selain bantuan finansial, penerima beasiswa mendapat pelatihan pengembangan kapasitas dan mentoring. Mereka juga masuk ke ekosistem pembelajaran Yayasan Khouw Kalbe serta memperoleh jejaring nasional dan internasional. Khusus mahasiswa jenjang diploma, tersedia bantuan biaya penelitian maksimal Rp 3 juta yang diberikan satu kali pada tahun akhir masa studi. Sementara penerima jenjang profesi memperoleh dana penunjang kapasitas sebesar Rp 1,2 juta per semester dan berkesempatan menjadi mentor serta menginisiasi proyek sosial.

Jurusan Mana Saja yang Bisa Mendaftar?

Beasiswa ini terbuka untuk mahasiswi dari sejumlah program studi, antara lain Keperawatan (Diploma dan Profesi), Kebidanan (Diploma dan Profesi), Gizi dan Dietetika (Diploma dan Profesi), Farmasi (Diploma), Sanitasi Lingkungan (Diploma), Teknik Laboratorium Medik (Diploma), Kesehatan Gigi (Diploma), Promosi Kesehatan (Diploma), Fisioterapi (Diploma dan Profesi), serta Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi (Diploma).

Siapa Saja yang Memenuhi Syarat Pendaftaran?

Pendaftar harus WNI perempuan dan belum menikah. Untuk jenjang diploma D3/D4, usia minimal 17 tahun dan maksimal 24 tahun. Sementara untuk jenjang profesi maksimal berusia 27 tahun. Peserta juga harus berstatus mahasiswi aktif Poltekkes Kemenkes dengan ketentuan: jenjang D3/D4 berada di semester 1, jenjang D4 lanjutan di semester 3, dan jenjang profesi di semester 1.

Persyaratan akademik meliputi nilai rapor SLTA minimal 80 per semester bagi pendaftar diploma semester 1. Pendaftar D4 semester 3 wajib memiliki IPK minimal 3,30 dan jenjang profesi minimal 3,75. Peserta juga harus aktif dalam kegiatan organisasi atau kemasyarakatan, tidak sedang menerima beasiswa lain dengan komponen serupa, serta bersedia menjadi YKK Ambassador.

Dokumen Apa yang Harus Disiapkan?

Dokumen yang perlu diunggah saat pendaftaran meliputi KTP dan Kartu Keluarga (KK), pas foto 4x6 format JPG, rapor kelas 10-12, KHS semester 1 untuk D4 semester 3, ijazah dan transkrip nilai untuk jenjang profesi, surat keterangan mahasiswa aktif, surat rekomendasi, dan hasil scan esai tulisan tangan. Esai refleksi diri sebanyak 250-450 kata harus ditulis tangan. Khusus jenjang profesi, peserta wajib mengunggah video 60 detik di Instagram atau TikTok mengenai alasan pengabdian di wilayah DTPK.

Bagaimana Jadwal dan Cara Pendaftarannya?

Pendaftaran dibuka 8-30 Juni 2026. Seleksi administrasi berlangsung 1-27 Juli 2026, pengumuman administrasi pada 28 Juli 2026. Tes penulisan esai online digelar 1 Agustus 2026, disusul tes wawancara online pada 21 Agustus-14 September 2026. Pengumuman akhir dijadwalkan 16 September 2026, dilanjutkan registrasi ulang dan orientasi pada September-Oktober 2026. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi SIBK Kemenkes dengan mengisi formulir dan mengunggah seluruh dokumen persyaratan.

Apakah ada sosialisasi untuk calon pendaftar?

Ya, sosialisasi online akan dilaksanakan pada 2-5 Juni 2026. Informasi lengkap juga dapat diakses melalui panduan resmi Beasiswa SEHAT 2026.

Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks