Pencarian

Ketua BPD di Muna Barat Aniaya Warga Pakai Parang, Korban dan Pelaku Saling Lapor ke Polsek Sawerigadi

Kamis, 11 Juni 2026 • 13:00:01 WIB
Ketua BPD di Muna Barat Aniaya Warga Pakai Parang, Korban dan Pelaku Saling Lapor ke Polsek Sawerigadi
Ketua BPD dan warga di Muna Barat terlibat penganiayaan menggunakan parang.

MUNA BARAT — Peristiwa penganiayaan yang melibatkan aparatur desa terjadi di Kecamatan Sawerigadi, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara. Seorang petani bernama Ajidin menjadi korban serangan Ketua BPD Lakalamba, Dirman, yang menggunakan senjata tajam.

Kapolsek Sawerigadi, Ipda Yusran, menjelaskan insiden bermula saat Dirman tiba di rumah Ajidin menggunakan mobil Suzuki APV pada pukul 19.00 Wita. Setelah memarkir kendaraan, Dirman mengambil parang dari bak belakang mobil lalu berlari menyerang Ajidin yang sedang berada di pinggir jalan.

“Ajidin saat itu berada di pinggir jalan, kemudian datang Dirman menggunakan mobil Suzuki APV. Setelah turun dari kendaraan dan mengambil parang, ia lalu berlari menghampirinya,” ujar Yusran dalam keterangan resmi, Rabu (10/6).

Kronologi Baku Hantam Dua Warga

Melihat Dirman berlari dengan parang, Ajidin berusaha menghindar. Saat diserang, Ajidin memeluk tubuh Dirman hingga keduanya terjatuh ke tanah. Dalam posisi Ajidin di bawah, Dirman yang berada di atas memukul wajah korban berulang kali.

“Dirman memukul berulang kali, menyebabkan bagian wajah Ajidin mengalami bengkak dan luka gores,” jelas Yusran.

Ajidin kemudian melapor ke Polsek Sawerigadi pada pukul 20.00 Wita di hari yang sama. Namun, selang beberapa jam kemudian, Dirman juga melayangkan laporan balik ke polisi pada Rabu (10/6) pukul 00.30 Wita.

Dua Versi Laporan, Polisi Periksa Saksi

Dalam laporannya, Dirman mengaku menjadi korban penganiayaan oleh Ajidin. Ia menyebut bahwa saat keduanya terjatuh, Ajidin memegang dan menarik leher bajunya serta berusaha menindihnya.

“Keduanya saling membanting, sehingga keduanya terjatuh. Saat dalam posisi terbaring, Ajidin memegang serta menarik leher bajunya dan berusaha menindihnya agar berada di posisi atas,” ungkap Yusran menirukan pernyataan Dirman.

Dirman mengaku sempat meminta Ajidin melepaskan tangannya, namun tidak diindahkan. Karena itu, ia memukul wajah Ajidin berulang kali hingga leher bajunya dilepaskan. Setelah bebas, Dirman pulang ke rumahnya.

Akibat kejadian itu, Dirman mengalami luka gores di bagian samping mata kanan dan siku kiri, serta mengeluh sakit kepala. Polsek Sawerigadi kini masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan kedua belah pihak.

“Kasus saling lapor penganiayaan. Peningkatan kasusnya akan dilakukan setelah diperiksa semuanya,” pungkas Yusran.

Bagikan
Sumber: kendariinfo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks