KENDARI — Penyerahan simbolis bantuan perumahan itu digelar bersamaan dengan pelantikan Ketua DPD dan jajaran pengurus Partai Golkar Sulawesi Tenggara. Ridwan Bae menyebut bantuan tersebut sebagai hasil pengawalan aspirasi rakyat yang diperjuangkan melalui jalur parlemen.
Menurut Ridwan Bae, pemenuhan kebutuhan rumah layak merupakan bagian dari hak dasar masyarakat. Ia menegaskan pembangunan perumahan tidak bisa hanya mengandalkan satu institusi.
"Dibutuhkan koordinasi dan komitmen antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta para wakil rakyat," kata Ridwan Bae dalam keterangan yang dikutip dari pemberitaan Kongkritpost.com.
42 Ribu Unit Rumah Jadi Target Program di Sultra
Program bantuan perumahan yang diperjuangkan Ridwan Bae di tingkat pusat disebut menyasar masyarakat yang membutuhkan hunian layak di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara. Angka 42 ribu unit menjadi acuan program tersebut.
Bagi keluarga berpenghasilan rendah, rumah bukan sekadar bangunan dengan atap dan dinding. Di dalamnya ada rasa aman, kesehatan keluarga, kepastian tempat tinggal, sekaligus kesempatan membangun kehidupan yang lebih baik.
Karena itu, program perumahan memiliki dimensi sosial yang jauh lebih besar daripada sekadar pembangunan fisik. Pemerintah Provinsi Sultra menyatakan siap memperkuat sinergi agar bantuan perumahan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
Gubernur Apresiasi Pengawalan Program Strategis Nasional
Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka menyampaikan apresiasi terhadap upaya Ridwan Bae dalam memperjuangkan program strategis nasional agar dapat dirasakan masyarakat daerah. Menurut Gubernur, sinergi antara pemerintah provinsi dan wakil rakyat di parlemen menjadi kunci agar program tersebut berjalan sesuai sasaran.
Kehadiran kedua tokoh dalam agenda pelantikan partai sekaligus memperlihatkan pertemuan antara agenda politik dan kepentingan pembangunan daerah. Pembangunan daerah, menurut keduanya, membutuhkan kerja bersama antara pemerintah dan wakil rakyat di parlemen.
Pekerjaan Rumah Setelah Seremoni: Tepat Sasaran dan Kualitas Bangunan
Ada pekerjaan penting setelah penyerahan simbolis dilakukan. Memastikan setiap program tepat sasaran, kualitas bangunan memenuhi standar, dan penerima benar-benar berasal dari kelompok yang berhak.
Keberhasilan program rumah rakyat tidak cukup diukur dari banyaknya kunci yang diserahkan dalam sebuah acara. Ukuran sesungguhnya adalah berapa banyak keluarga yang akhirnya bisa tinggal di rumah layak, aman, dan sehat.
Jika realisasi, distribusi, dan pengawasannya berjalan sesuai sasaran, manfaat program tidak hanya dirasakan penerima bantuan. Aktivitas pembangunan berpotensi menggerakkan ekonomi masyarakat Sulawesi Tenggara.
Catatan redaksi: angka 42 ribu unit dalam naskah ini mengikuti bahan informasi yang diberikan. Sebelum tayang, angka tersebut sebaiknya dipastikan merujuk pada unit yang telah diserahkan, dialokasikan, atau menjadi target program ke depan.