SULAWESI TENGGARA — POCO F9 Pro resmi mengandalkan Dual 1115F Super-Linear Symmetrical Stereo Speakers yang disetel bersama Bose lewat skema Sound by Bose 15-level graded tuning. Berbeda dari F Series sebelumnya yang fokus pada performa prosesor, seri ini menempatkan kualitas audio sebagai nilai jual utama di segmen flagship killer. Simak hasil pengujian speaker, sertifikasi Dolby Atmos, dan Hi-Res Audio pada ponsel ini.
POCO F9 Pro hadir sebagai penerus lini F Series yang selama ini identik dengan dapur pacu brutal dan harga bersaing. Kali ini POCO menggeser fokus ke sektor yang jarang disentuh kompetitor: kualitas speaker bawaan. Unit yang diuji merupakan varian pasar Eropa dengan warna Aurora Green.
Isi Kotak Penjualan
Kemasan POCO F9 Pro tidak memakai konsep minimalis seperti tren perangkat Eropa pada umumnya. Boks tetap berisi sejumlah aksesori pendamping, meski tanpa kepala charger.
- Smartphone POCO F9 Pro Aurora Green
- Casing transparan
- Kabel charger
- Sim ejector
- Buku garansi dan panduan pengguna
Arsitektur Speaker Simetris, Bukan Sekadar Klaim
Masalah klasik smartphone dual speaker adalah ketimpangan suara. Produsen biasanya memasang driver besar di sisi bawah, sementara earpiece di atas dipaksa bekerja ganda. Akibatnya panggung suara condong ke satu sisi saat ponsel dipakai dalam posisi lanskap.
POCO F9 Pro menutup celah itu lewat konfigurasi Dual 1115F Super-Linear Symmetrical Stereo Speakers. Ruang akustik (acoustic chamber) dan ukuran modul driver dirancang setara di sisi atas maupun bawah bodi. Gelombang suara dari kedua ujung ponsel membawa intensitas, tekanan udara, dan keseimbangan frekuensi yang konsisten.
Saat dipegang horizontal untuk bermain game atau menonton serial, lontaran suara terasa melingkupi telinga dari kiri dan kanan tanpa satu sisi mendominasi.
Peran Bose dan Sistem 15-Level Graded Tuning
Komponen fisik saja tidak cukup tanpa penataan frekuensi. Di sinilah Bose masuk melalui penyetelan Sound by Bose yang mengimplementasikan sistem 15-level graded tuning berbasis pemodelan psikoakustik.
Algoritma tersebut memetakan dan menyesuaikan respons frekuensi sesuai karakter persepsi pendengaran manusia. Ketika volume dinaikkan ke batas maksimal, sistem otomatis mengontrol respons nada dinamis untuk mencegah distorsi, suara pecah, atau clipping.
Dolby Atmos dan Sertifikasi Hi-Res Audio
POCO F9 Pro mendukung pemrosesan suara spasial Dolby Atmos yang menyimulasikan efek surround tiga dimensi saat memutar film atau lagu kompatibel. Ponsel ini juga mengantongi sertifikasi Hi-Res Audio dan Hi-Res Audio Wireless.
Kedua sertifikasi menegaskan jalur pemrosesan sinyal digital di dalam ponsel mampu menangani audio resolusi tinggi, baik lewat kabel maupun koneksi nirkabel. Kombinasi ini melengkapi posisi POCO F9 Pro sebagai perangkat multimedia, bukan hanya mesin gaming.
Posisi di Lini F Series
Selama beberapa tahun, F Series POCO dijual lewat janji prosesor kelas atas, sistem pendingin besar, dan kemampuan mengeksekusi game berat. Sektor audio hanya jadi pelengkap, sering menghasilkan suara tipis dan cempreng di volume tinggi.
POCO F9 Pro membalik pendekatan itu dengan menjadikan speaker sebagai daya tarik utama. Kolaborasi dengan Bose menjadi pembeda paling menonjol dibanding pendahulu di lini yang sama.
Siapa yang Cocok Memakai Ponsel Ini
POCO F9 Pro menyasar pengguna yang menghabiskan banyak waktu menonton film, serial, dan bermain game tanpa selalu memakai headset. Keseimbangan speaker kiri-kanan dan kontrol distorsi di volume tinggi jadi nilai tambah nyata untuk skenario tersebut.
Bagi yang menuntut performa gaming mentah, lini F Series tetap menawarkan opsi lain. Namun jika pengalaman multimedia menyeluruh masuk prioritas, POCO F9 Pro layak masuk daftar pertimbangan di segmen flagship killer.