Pencarian

Bapenda Konawe Perketat Pengawasan Pajak Perusahaan di Kawasan Industri Routa, Incar Penerimaan MBLB hingga PBJT

Selasa, 03 November 2026 • 14:16:02 WIB
Bapenda Konawe Perketat Pengawasan Pajak Perusahaan di Kawasan Industri Routa, Incar Penerimaan MBLB hingga PBJT
Bapenda Kabupaten Konawe memperketat pengawasan dan penagihan pajak terhadap perusahaan di Kawasan Industri Routa.

KONAWE — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Konawe memperketat pengawasan dan penagihan pajak terhadap perusahaan di Kawasan Industri Routa. Pengawasan dilakukan secara langsung ke aktivitas usaha untuk mendorong tertib administrasi perpajakan sekaligus memetakan potensi penerimaan yang belum tergali.

Plt. Kepala Bapenda Kabupaten Konawe Andi Tenri Rawe Lasandara menyebut langkah itu sebagai upaya meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Menurutnya, pengawasan berkelanjutan diperlukan agar seluruh perusahaan memenuhi kewajiban sesuai ketentuan yang berlaku.

Tiga Sektor Pajak yang Jadi Sasaran Pengawasan

Pengawasan dan penagihan menyasar sejumlah sektor perpajakan daerah. Selain MBLB, Bapenda membidik PBJT atas tenaga listrik serta PBJT atas makanan dan minuman.

  • Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) — menyasar aktivitas perusahaan yang mengolah material tambang di kawasan industri.
  • PBJT atas tenaga listrik — menyasar konsumsi listrik oleh pelaku usaha di kawasan tersebut.
  • PBJT atas makanan dan minuman — menyasar transaksi usaha kuliner dan penyediaan makanan di lingkungan industri.

Ketiga sektor itu dipilih karena dinilai paling relevan dengan aktivitas perusahaan yang beroperasi di Kawasan Industri Routa. Pemerintah daerah berharap pengelolaan pajak semakin tertib, transparan, dan akuntabel.

Andi Tenri: Pengawasan Berkelanjutan untuk Genjot PAD

Andi Tenri menegaskan Bapenda Konawe akan terus melakukan pengawasan dan penagihan secara berkelanjutan. Perusahaan yang menjalankan aktivitas usaha di kawasan industri menjadi prioritas utama.

"Pengawasan dan penagihan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak serta mengoptimalkan penerimaan PAD Kabupaten Konawe," ujarnya.

Menurutnya, pengawasan secara langsung terhadap aktivitas perusahaan penting dilakukan. Langkah itu untuk mendorong tertib administrasi perpajakan sekaligus mengidentifikasi dan mengoptimalkan potensi penerimaan pajak daerah.

PT SCM Jadi Contoh Perusahaan Taat Pajak

Dalam kesempatan itu, Andi Tenri memberikan apresiasi kepada PT SCM yang dinilai taat memenuhi kewajiban pajak daerah. Menurutnya, kepatuhan perusahaan dalam membayar pajak merupakan bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

PT SCM diharapkan menjadi contoh bagi perusahaan lain yang beroperasi di Kawasan Industri Routa. Bapenda Konawe pun mengimbau seluruh pelaku usaha agar memiliki komitmen yang sama dalam memenuhi kewajiban perpajakan secara tepat waktu.

Dengan meningkatnya kesadaran dan kepatuhan wajib pajak, optimalisasi PAD diharapkan semakin maksimal. Penerimaan yang optimal disebut dapat memberikan kontribusi nyata bagi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Konawe.

Follow kabarbaubau.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: suarasultra.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks