Luka Modric Akui Kesalahan Berujung Penalti, Kroasia Yakin Bangkit Usai Dihajar Inggris 2-4

Penulis: Ragil  •  Jumat, 19 Juni 2026 | 05:57:01 WIB
Luka Modric mengakui kesalahan penalti yang berujung kekalahan Kroasia dari Inggris.

SULAWESI TENGGARA — Kekalahan dari Inggris membuat posisi Kroasia di Grup L langsung tertekan. Namun, sang kapten veteran enggan menyerah begitu saja dan menegaskan masih ada dua pertandingan tersisa untuk memperbaiki situasi.

Kecerobohan Modric yang Berbuah Petaka

Gelandang berusia 40 tahun itu menjadi sorotan setelah pelanggarannya di kotak terlarang dimanfaatkan Inggris untuk mencetak gol. Modric secara jujur mengakui momen tersebut adalah kesalahan fatal yang tidak perlu terjadi.

“Soal penalti itu? Saya ceroboh. Memang ada sedikit sentuhan, dan itu cukup untuk penalti diberikan. Saya tidak melihat dia, sayangnya,” ujar Modric dalam pernyataan resminya.

Meski babak pertama berjalan relatif seimbang dengan Kroasia dua kali menyamakan kedudukan, gol ketiga Inggris yang datang di babak kedua disebut Modric sebagai pukulan telak. “Gol ketiga itu mematikan kami. Kami harus membuka lembaran baru karena masih ada dua pertandingan lagi,” tegasnya.

Enam Hari Pembenahan: Fokus pada Bola Mati

Modric menilai Inggris sangat efektif memanfaatkan situasi bola mati untuk menciptakan peluang. Kelemahan ini menjadi prioritas utama yang harus diperbaiki tim pelatih sebelum laga berikutnya.

“Saya yakin segalanya akan lebih baik dan kami akan mencapai setidaknya target minimum kami di sini. Saya yakin kami akan tampil jauh lebih baik,” tutur Modric optimistis.

Dengan jeda enam hari menuju pertandingan kedua, Kroasia memiliki waktu yang cukup untuk melakukan evaluasi. Target utama yang disepakati adalah memperbaiki konsentrasi pada momen-momen kritis dan skema bola mati.

Strategi Ivan Perisic: Unggul Lebih Dulu

Rekan setim Modric, Ivan Perisic, memiliki pandangan serupa. Ia menilai gol pertama menjadi kunci dalam turnamen sekelas Piala Dunia. Kroasia harus bisa memulai pertandingan dengan keunggulan jika ingin mengontrol jalannya laga.

“Pada dua pertandingan berikutnya, kami harus mencetak gol lebih dulu dan kemudian mengendalikan permainan,” kata Perisic.

Perisic menambahkan bahwa kesalahan-kesalahan sederhana menjadi penyebab utama kekalahan, namun ia masih melihat banyak sisi positif yang bisa dipertahankan. Modal tersebut, menurutnya, cukup untuk membawa Kroasia bangkit dan lolos dari fase grup.

Reporter: Ragil
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top