SULAWESI TENGGARA — Jens Raven resmi menjadi Warga Negara Indonesia pada 27 Juni 2024. Proses naturalisasi itu membuka jalannya untuk memperkuat Timnas Indonesia di level U-19, U-20, hingga U-23. Darah Yogyakarta dari sang ayah, Björn Raven, menjadi pintu masuknya ke skuad Garuda.
Karier sepak bola Raven dimulai di Belanda bersama SV Nootdorp. Akademi FC Dordrecht kemudian menjadi tempat ia mengasah kemampuan sebelum memutuskan pindah ke Indonesia.
Pada Juli 2025, Bali United mengumumkan perekrutan Raven dengan kontrak tiga musim. Kepindahan ini menjadi langkah profesional pertamanya di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.
Nama Raven mulai dikenal saat menjadi bagian dari skuad Indonesia U-19 yang juara Kejuaraan ASEAN U-19 2024. Ia mencetak gol penentu kemenangan di partai final melawan Thailand.
Penampilan itu membuatnya dipromosikan ke Timnas Indonesia U-23. Pada debutnya di Kejuaraan ASEAN U-23 2025, Raven mencetak enam gol saat Indonesia menang 8-0 atas Brunei Darussalam. Catatan itu menjadi salah satu performa individu paling menonjol di turnamen tersebut.
Sebagai penyerang tengah, Raven memiliki postur tubuh tinggi yang membantunya dalam duel udara. Ia juga dikenal dengan penyelesaian akhir yang baik di dalam kotak penalti serta pergerakan tanpa bola yang efektif.
Kemampuan menahan bola untuk membuka ruang bagi rekan setim menjadi kelebihan lain. Gaya bermainnya kerap dibandingkan dengan striker target modern yang mengandalkan kekuatan fisik dan pembacaan ruang.
Hingga saat ini, Raven belum pernah mengungkapkan secara terbuka agama yang dianutnya. Informasi mengenai keluarganya juga terbatas karena sang pemain cenderung menjaga kehidupan pribadi dari sorotan media.