SULAWESI TENGGARA — GIIAS Semarang 2026 akan berlangsung 30 September hingga 4 Oktober 2026 di Muladi Dome UNDIP, Semarang, dengan total 19 merek kendaraan penumpang dan sepeda motor. Pameran ini menjadi penutup rangkaian GIIAS The Series setelah sebelumnya digelar di ICE BSD, Surabaya, dan Bandung. Jawa Tengah sendiri mencatat penjualan 14.195 unit hingga April 2026 atau sekitar 5,1 persen dari total penjualan nasional.
Pameran ini disebut sebagai ajang utama untuk memperkenalkan inovasi dan teknologi kendaraan terkini, sekaligus mendorong pertumbuhan industri otomotif di wilayah Jawa Tengah.
Jawa Tengah Sumbang 5,1 Persen Penjualan Nasional
Sekretaris Umum GAIKINDO, Kukuh Kumara, menyatakan bahwa gelaran GIIAS Semarang 2026 bertujuan memperluas pasar otomotif nasional sekaligus mengoptimalkan potensi Jawa Tengah sebagai wilayah strategis bagi industri otomotif.
"Jawa Tengah memiliki peluang yang sangat besar bagi industri otomotif nasional. Data penjualan nasional menunjukkan bahwa hingga April 2026, Jawa Tengah berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 14.195 unit, atau menyumbang sekitar 5,1% dari total penjualan kendaraan secara nasional," ujar Kukuh dalam keterangannya, Sabtu, 19 September 2026.
Angka tersebut menempatkan Jawa Tengah sebagai salah satu pasar yang terus tumbuh di luar Jabodetabek. Penjualan di wilayah ini menjadi indikator kuat bahwa daya beli masyarakat daerah tetap solid di tengah kondisi pasar otomotif nasional.
Investasi Rp 15 Triliun di Kendal Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik
Potensi pasar Jawa Tengah dinilai semakin kuat seiring berkembangnya ekosistem kendaraan listrik di wilayah tersebut. Berdasarkan data Humas Jawa Tengah, pada 15 Juni 2026, masuknya investasi senilai sekitar Rp 15 triliun ke Kawasan Industri Seafer (KIS) di Kabupaten Kendal menjadi bukti kepercayaan investor terhadap industri otomotif lokal.
Investasi besar ini mencakup pengembangan komponen penting kendaraan listrik, mulai dari pembuatan baterai, ban, hingga suku cadang untuk kendaraan listrik komersial dan sepeda motor listrik.
"Kuatnya potensi pasar di daerah ini ditambah dengan dukungan investor dalam mendukung perkembangan industri otomotif, khususnya kendaraan listrik di wilayah Kabupaten Kendal menjadi bukti tingginya minat dan daya beli masyarakat Jawa Tengah," tambah Kukuh.
19 Merek Kendaraan Penumpang dan Motor Ikut Pameran
GIIAS Semarang 2026 diikuti 19 merek kendaraan otomotif global yang terdiri dari kategori kendaraan penumpang dan sepeda motor. Deretan merek tersebut akan menawarkan kesempatan lebih luas bagi masyarakat Jawa Tengah untuk melihat dan merasakan langsung berbagai kendaraan dengan teknologi terbaru.
Sejumlah model yang dipamerkan sebelumnya telah meluncur di kota-kota penyelenggaraan GIIAS The Series, sehingga pengunjung Semarang bisa melihat langsung kendaraan yang belum tentu tersedia di dealer lokal.
Pameran ini menjadi kesempatan bagi konsumen Jawa Tengah untuk membandingkan berbagai pilihan kendaraan, termasuk model elektrifikasi, dalam satu lokasi sebelum memutuskan pembelian.