SULAWESI TENGGARA — Apple memutuskan untuk mengubur lini Mac Pro setelah bertahun-tahun menjadi tulang punggung workstation para profesional kreatif. Dalam edisi terbaru newsletter Power On, Mark Gurman mengungkap detail mengejutkan: Apple tidak hanya membatalkan satu, melainkan dua model Mac Pro yang sudah masuk tahap pengembangan.
Gurman melaporkan dua proyek Mac Pro yang dihentikan memiliki kode nama J170 dan J190. Model J170 adalah yang paling menarik: ia menggunakan prosesor Intel Corp., bukan Apple Silicon. Ini menunjukkan Apple masih mempertimbangkan opsi Intel untuk segmen pengguna tertentu, bahkan di era chip bikinan sendiri.
Sementara itu, model J190 adalah varian M3 Ultra yang dijadwalkan rilis bersamaan dengan Mac Studio M3 Ultra pada awal 2025. Kedua proyek ini akhirnya dihentikan sebelum sempat diproduksi massal.
Selain perangkat keras, Apple juga membatalkan pengembangan chip kelas "Extreme" yang semula diposisikan di atas varian "Ultra". Gurman mengkonfirmasi Apple telah mengerjakan M2 Extreme dan M3 Extreme sebelum menghentikan proyek tersebut.
"Saya diberi tahu Apple telah mengembangkan chip M2 Extreme dan M3 Extreme sebelum menghentikan proyek itu karena masalah biaya dan kekhawatiran permintaan," tulis Gurman dalam laporannya.
Keputusan ini wajar mengingat chip Extreme membutuhkan biaya produksi yang sangat tinggi dengan target pasar yang terbatas. Apple menilai segmen pengguna yang membutuhkan kekuatan komputasi sebesar itu tidak cukup besar untuk menutup biaya pengembangan.
Dengan dihentikannya lini Mac Pro, Apple kini hanya menyisakan Mac Studio sebagai workstation kelas atas untuk para profesional. Perusahaan asal Cupertino itu sudah menghapus halaman Mac Pro dari situs resmi dan mengarahkan pembeli ke Mac Studio.
Bagi pengguna yang masih menanti penerus Mac Pro, kabar ini mungkin mengecewakan. Gurman menegaskan dirinya tidak memperkirakan Apple akan menghadirkan Mac Pro lagi dalam waktu dekat—jika pun ada.
Sebagai gantinya, Apple disebut sedang menyiapkan Mac Studio generasi baru dengan chip M5 Ultra yang bisa hadir paling cepat musim gugur tahun ini. Bagi pengguna di Indonesia yang membutuhkan workstation Apple, Mac Studio sekarang menjadi satu-satunya pilihan resmi untuk performa kelas atas.