SULAWESI TENGGARA — PT Pertamina (Persero) resmi menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai Rabu, 1 Juli 2026. Penurunan ini berlaku untuk tiga produk, yaitu Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Sementara Pertamax RON 92 dan Pertamax Green 95 tidak mengalami perubahan harga.
Untuk wilayah dengan PBBKB 5 persen seperti DKI Jakarta dan sekitarnya, Pertamax Turbo turun dari Rp 20.750 menjadi Rp 19.300 per liter. Penurunan paling dalam terjadi pada Pertamina Dex yang sebelumnya Rp 24.800 menjadi Rp 21.150 per liter. Sedangkan Dexlite melemah dari Rp 23.000 menjadi Rp 19.700 per liter.
Harga Pertamax tetap bertahan di Rp 16.250 per liter. Pertamax Green 95 juga tidak bergerak dari level Rp 17.000 per liter. Untuk BBM subsidi, Pertalite masih dijual Rp 10.000 per liter dan Biosolar Rp 6.800 per liter.
Pertamina menerapkan harga yang berbeda di setiap provinsi karena faktor pajak daerah. Berikut rincian harga BBM di berbagai wilayah Indonesia per Jumat, 24 Juli 2026:
Jawa & Bali (DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT):
Sumatera (Aceh, Sumut, Jambi, Bengkulu, Sumsel, Babel, Lampung):
Kalimantan (Kalbar, Kalteng, Kaltim):
Sulawesi (Sulut, Gorontalo, Sulteng, Sultra, Sulsel, Sulbar):
Wilayah FTZ (Sabang & Batam):
Papua & Maluku:
Khusus untuk Nusa Tenggara Timur, Pertamina juga menyediakan Biosolar nonsubsidi seharga Rp 19.600 per liter. Harga di atas belum termasuk biaya tambahan di lokasi tertentu yang jauh dari infrastruktur penyaluran.