Persib Kejar Quattrick Liga 1, Bobotoh Ingatkan Agenda ACL 2 Jangan Terlupakan

Penulis: Fajar  •  Minggu, 13 September 2026 | 21:46:01 WIB
Persib Bandung menatap peluang quattrick gelar Liga 1 musim ini.

SULAWESI TENGGARA — Persib Bandung tidak lagi memulai musim sebagai penantang. Tiga gelar juara Liga 1 beruntun sudah menempatkan Maung Bandung di posisi yang harus dipertahankan, sekaligus dibuktikan di level yang lebih tinggi.

Pertanyaannya kini bergeser. Bukan lagi soal apakah Persib mampu juara, tetapi seberapa jauh standar permainan mereka bisa bertahan ketika kalender pertandingan jauh lebih padat.

Quattrick Bukan Target Mustahil, tapi Butuh Kedalaman Skuad

Jika kembali juara, Persib akan mencatat empat gelar liga secara beruntun. Pencapaian itu dinilai sebagai rekor yang sangat sulit dipatahkan klub Liga 1 ke depan.

Namun mengejar quattrick tidak cukup dengan sebelas pemain utama. Persib harus menjaga kebugaran, mengatur menit bermain, dan melakukan rotasi tanpa membuat level permainan jatuh.

Agenda kompetisi musim ini jauh lebih rapat. Selain Liga 1, Maung Bandung juga membawa agenda regional dan Asia yang membuat jadwal pertandingan semakin padat.

Erix Exvrayanto, Bobotoh Kolot dari Kuningan, menilai kualitas dan mental Persib di kompetisi domestik sudah tidak perlu dibuktikan lagi.

"Persib untuk level Liga 1 dengan raihan prestasi rekor hattrick juara, tentu kualitas hingga mentalnya udah nggak perlu dibuktikan lagi," kata Erix saat diwawancarai via WhatsApp harapanrakyat.com, Minggu (13/9/2026).

Menurutnya, kedalaman skuad bukan lagi kemewahan, melainkan kebutuhan. Satu kesalahan mengelola rotasi bisa baru terasa ketika musim memasuki fase penentuan.

FC Seoul Jadi Ujian Sesungguhnya bagi Maung Bandung

Erix tidak ingin keberhasilan Persib hanya diukur dari jumlah gelar domestik. Panggung Asia harus menjadi bagian penting dari perkembangan klub.

"Semua pasti berharap Persib berprestasi tinggi di Asian Champions League," ujarnya.

Pertandingan menghadapi FC Seoul disebutnya sebagai momen penting. Persib tidak hanya membawa nama klub, tetapi juga representasi sepak bola Indonesia di kompetisi antarklub Asia.

Performa klub Indonesia di Asia memiliki konsekuensi lebih luas. Semakin kompetitif di level Asia, semakin terbuka peluang sepak bola nasional memperbaiki posisi dalam ekosistem kompetisi kawasan.

"Karena itu, target Maung Bandung tidak seharusnya berhenti ketika trofi domestik sudah berada di lemari," ujar Sekjen Bobotoh Kolot (Boboko) Kuningan ini.

Dua Arah Tantangan Persib Musim Ini

Tantangan Persib musim ini berjalan dua arah. Di satu sisi, mempertahankan dominasi domestik dan membuka peluang quattrick. Di sisi lain, menunjukkan kualitas yang membuat mereka raja Liga Indonesia bisa diterjemahkan ke panggung Asia.

"Itulah fase baru yang sedang dihadapi Persib. Hattrick sudah menjadi sejarah. Quattrick bisa menjadi catatan berikutnya," ujarnya.

Bagi Erix, pencapaian yang lebih penting adalah melihat Persib punya daya tawar di Asia. Setelah tiga gelar beruntun, standar memang seharusnya naik.

Reporter: Fajar
Sumber: harapanrakyat.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top