BUTON TENGAH — Upaya Sunaria menarik ular piton dari tebing mulut gua berakhir nahas. Pria 53 tahun itu justru digigit hewan yang hendak dievakuasinya, Selasa (15/9/2026) sore. Warga sekitar langsung membantu melepaskan gigitan dan membawa korban ke puskesmas.
Dari video yang beredar, Sunaria bersama sejumlah warga menarik ular dari atas tebing menggunakan tali dan kayu. Saat kepala ular terjatuh, Sunaria sigap meraihnya. Tangan sang pawang malah menjadi sasaran gigitan.
Perawat Puskesmas Wakambangura, Wa Ode Sauhari, menyebut pihaknya menangani sejumlah luka akibat gigitan ular pada bagian tangan korban. Sementara ular piton itu diamankan warga dan digotong keluar dari area gua.
"Banyak luka yang kami tangani, (pawang mengalami luka akibat gigitan ular) di bagian tangannya," ujar Wa Ode Sauhari kepada detikcom, Kamis (17/9).
Kepala Pelaksana BPBD Buton Tengah, Moh Asman Bahara, mengaku prihatin atas kejadian yang menimpa Sunaria. Dia berharap korban segera pulih dan insiden serupa tidak terulang.
"Prinsipnya kami prihatin terhadap warga yang digigit ular. Semoga baik-baik saja dan saya juga berharap agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali," beber Asman.
Asman mengimbau warga agar tidak menangani satwa liar secara mandiri. Penanganan ular, katanya, sebaiknya diserahkan kepada instansi terkait.
"Saran saya sebaiknya hindari atau jaga jarak dan lakukan penanganan bersama. Segera hubungi petugas Damkar, petugas penyelamat satwa liar, atau dilakukan evakuasi secara bersama," ujarnya.
Plt Kepala Satpol PP dan Damkar Buton Tengah, Hermansyah, meminta warga melapor ketika menemukan ular. Dia menyatakan instansinya memiliki tim berkompeten untuk membantu mengevakuasi satwa liar berbahaya.
"Kami berharap jika ada warga yang menemukan ular yang bisa mengancam diri kita, maka baiknya minta bantuan kepada pihak-pihak yang bisa mengamankannya," pungkas Hermansyah.
Insiden di Desa Wakambangura menjadi pengingat bagi warga Buton Tengah yang tinggal dekat kawasan gua dan tebing. Laporan cepat ke petugas Damkar atau penyelamat satwa liar disebut lebih aman dibanding evakuasi mandiri.