Charlie Cresswell Tantang Juventus di Europa League, Bek Inggris Itu Bertekad Bawa Rennes Menang

Penulis: Yasir  •  Senin, 19 Oktober 2026 | 21:46:31 WIB
Bek Rennes, Charlie Cresswell, menyebut laga melawan Juventus sebagai pertandingan terbesar dalam kariernya.

SULAWESI TENGGARA — Charlie Cresswell menyebut laga melawan Juventus sebagai pertandingan terbesar dalam kariernya. Bek tengah asal Inggris itu kini memperkuat Rennes dan bertekad membawa klubnya melaju jauh di Europa League musim ini.

Rennes akan bertandang ke markas Juventus pada laga lanjutan Europa League. Bagi Cresswell, duel di Turin menjadi panggung terbesar sepanjang perjalanan kariernya sejak meninggalkan Leeds United.

Keputusan hengkang dari Inggris pada 2024 lalu bukan perkara mudah. Cresswell mengaku sempat ragu meninggalkan klub yang sudah membesarkannya sejak usia 10 tahun.

Alasan Cresswell Tinggalkan Leeds dan Pilih Prancis

"Meninggalkan Inggris adalah keputusan yang sangat menakutkan," kata Cresswell mengenang langkah awalnya ke Toulouse.

Ia menilai saat itu dirinya berusia 20 tahun tanpa menit bermain yang cukup. Leeds hanya memberinya 14 penampilan di tim senior, termasuk masa pinjaman di Millwall yang tak membuka jalan.

"Itu keputusan terbesar dalam karier saya. Saya penggemar Leeds sejak usia delapan tahun, tapi saya butuh keluar dan bermain," ujarnya.

Bersama Toulouse, Cresswell menjelma jadi pilar utama. Dari 68 laga yang mungkin dimainkan di Ligue 1, ia tampil sebagai starter 57 kali selama dua musim sebelum pindah ke Rennes pada musim panas lalu.

Rennes Pas untuk Ambisi Bermain di Eropa

Ketertarikan Brighton sempat muncul, tetapi Cresswell memilih bertahan di Prancis setelah berdiskusi dengan pasangannya. Ia menilai Rennes menawarkan ekspektasi lebih tinggi ketimbang Toulouse yang nyaman di papan tengah.

"Ada tuntutan untuk menang di sini. Itu penting untuk langkah berikutnya," kata bek berusia 24 tahun itu.

Ia menyebut bermain di kompetisi Eropa dan belajar menang di bawah tekanan sebagai bekal menuju level yang ia incar. Rennes sendiri belum terkalahkan di Europa League musim ini dengan satu kemenangan dan satu hasil imbang.

Tanpa Batas di Europa League

Cresswell tak mau memasang target konservatif. Ia bahkan membuka peluang Rennes melangkah sampai akhir.

"Tidak ada batas. Akan bodoh membatasi diri sendiri. Kenapa tidak? Kita bisa bilang bisa memenanginya," tegasnya.

Di Ligue 1, Cresswell sempat tampil impresif, terutama saat menghadapi Paris Saint-Germain. Performa itu membuatnya percaya diri menatap Juventus, klub raksasa yang akan menguji kualitasnya di panggung Eropa.

Mimpi Bela Timnas Inggris Masih Hidup

Cresswell mengaku sejak kecil bercita-cita memperkuat timnas Inggris. Ia melihat jejak pemain seperti Jarell Quansah di Bayer Leverkusen dan Trevoh Chalobah di Como sebagai bukti bahwa bermain di luar Inggris bisa membuka pintu kesempatan.

"Itu memberi harapan dan motivasi. Kalau kamu tampil baik di luar negeri dan di Eropa, mereka akan melirik dan memberi kesempatan," ujarnya.

Ia juga menyebut Angel Gomes yang mendapat debut bersama Inggris saat masih di Lille sebagai contoh nyata. Cresswell sendiri pernah dua kali menjadi juara Eropa bersama tim U-21 Inggris.

Di Rennes, Cresswell mengaku terus berkembang. Ia menyebut Esteban Lepaul, penyerang yang dijulukinya "Jamie Vardy-nya Prancis", sebagai sosok yang mendorongnya tampil lebih keras dalam latihan.

Reporter: Yasir
Sumber: theguardian.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top