KONAWE — Ariadi terakhir diketahui berangkat melaut pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 08.00 Wita menggunakan perahu longboat berwarna hijau. Kepala KPP Kendari, Amiruddin AS, menyebut korban menuju perairan Pulau Saponda Laut untuk memancing gurita.
Sekitar pukul 13.00 Wita, Ariadi naik ke darat untuk beristirahat dan bergabung dengan teman-temannya di pulau tersebut. Satu jam kemudian, ia berpamitan pulang.
Namun hingga laporan masuk ke Basarnas Kendari, nelayan berusia 49 tahun itu tak kunjung tiba di rumah.
Pihak keluarga sempat menyisir perairan sekitar secara mandiri sebelum melapor ke aparat. Upaya itu tidak menemukan jejak korban.
"Pencarian telah dilakukan oleh pihak keluarga dengan hasil nihil," kata Amiruddin, Jumat (23/10/2026).
Laporan dari Kapolsek Soropia menjadi dasar pengerahan tim rescue. Sebanyak satu tim dikirim menuju lokasi kejadian perkara (LKP) untuk menyisir titik-titik yang diduga dilalui perahu korban.
Pencarian difokuskan pada perairan antara Pulau Saponda Laut dan Toronipa, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe. Dua titik itu menjadi jalur yang paling mungkin dilalui Ariadi saat kembali dari pulau.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam pencarian. Basarnas Kendari belum merinci jumlah personel maupun armada yang diterjunkan dalam operasi hari pertama.
Warga yang melihat tanda-tanda keberadaan perahu longboat hijau di sekitar Saponda Laut dan Toronipa diminta melapor ke pos SAR terdekat.