WAKATOBI — Hiu paus raksasa itu muncul di hamparan air yang sangat dangkal dekat pesisir. Warga yang melihatnya langsung mengabadikan momen tersebut dan menyebarkannya lewat media sosial.
Unggahan akun Instagram Siswanto Rusdin memperlihatkan tubuh hiu paus yang besar berada di atas perairan dangkal, dengan sejumlah warga berdiri di sekitar lokasi. "Seekor hiu paus yang terdampar di perairan dangkal di wilayah Desa Matahora dan Pantai Sousu, Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Sabtu, 19 September 2026," tulis Siswanto dalam unggahannya.
Ukuran dan Kondisi Satwa Saat Ditemukan
Berdasarkan keterangan kepolisian, hiu paus tersebut memiliki lebar sekitar 2,9 meter dan diperkirakan berbobot hingga 5 ton. Satwa itu pertama kali ditemukan warga dalam posisi sekitar 700 meter dari garis pantai.
Saat ditemukan, hiu paus masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Namun sekitar pukul 09.30 WITA, satwa tersebut dilaporkan sudah tidak bernyawa.
Air Surut Setinggi 50 Sentimeter Hambat Proses Evakuasi
Upaya penanganan melibatkan sejumlah pihak, mulai dari Satpolairud Polres Wakatobi, Polsek Wangi-Wangi, Koramil, Balai Taman Nasional Wakatobi, komunitas diving, hingga masyarakat setempat.
Kendala utama muncul dari kondisi air laut yang surut. Ketinggian air di lokasi hanya sekitar 50–60 sentimeter, sehingga menyulitkan proses penarikan satwa menuju perairan yang lebih dalam.
Bangkai Hiu Paus Dikoordinasikan dengan Balai Taman Nasional Wakatobi
Penanganan terhadap bangkai hiu paus dikoordinasikan bersama Balai Taman Nasional Wakatobi. Langkah ini diambil untuk mencegah dampak terhadap lingkungan pesisir di sekitar lokasi temuan.
Peristiwa ini menambah perhatian terhadap kondisi satwa laut berukuran besar yang berada di kawasan perairan Wakatobi.