BAUBAU — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di Sulawesi Tenggara pada Kamis (27/8/2026) secara umum cerah berawan sejak pagi hingga malam hari. Prakiraan ini berlaku untuk seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut, termasuk Baubau, Kendari, dan sekitarnya.
Dalam rilis resminya, BMKG menyatakan nihil peringatan dini untuk wilayah Sulawesi Tenggara pada hari tersebut. Artinya, tidak ada potensi hujan lebat, angin kencang, maupun gelombang tinggi yang membahayakan aktivitas masyarakat.
Kondisi ini tentu menjadi kabar baik bagi nelayan yang hendak melaut maupun warga yang merencanakan perjalanan darat antarkabupaten.
Suhu udara di Sulawesi Tenggara diprakirakan berada pada kisaran 23 hingga 33 derajat Celsius. Sementara itu, tingkat kelembapan udara diperkirakan berada di angka 60 hingga 95 persen.
Kombinasi suhu dan kelembapan tersebut masih tergolong normal untuk wilayah tropis. Meski demikian, warga yang beraktivitas di luar ruangan pada siang hari tetap disarankan membawa air minum untuk menghindari dehidrasi.
BMKG memprakirakan angin akan bertiup dari arah Timur hingga Selatan dengan kecepatan berkisar 2 hingga 20 kilometer per jam. Kecepatan angin tersebut tergolong rendah hingga sedang, sehingga tidak berdampak signifikan terhadap aktivitas pelayaran di perairan sekitar Sulawesi Tenggara.
Memasuki dini hari nanti, kondisi cuaca secara umum diprakirakan berubah menjadi berawan. Perubahan ini merupakan fenomena umum yang terjadi akibat penurunan suhu permukaan saat malam menjelang pagi.
Meski cuaca diprakirakan bersahabat, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk memperhatikan perkembangan informasi cuaca dari kanal resmi. Informasi terkini dapat diakses melalui laman resmi BMKG, aplikasi mobile, atau kantor BMKG setempat.
Penggunaan informasi dari sumber resmi penting untuk menghindari hoaks yang justru dapat merugikan masyarakat dalam merencanakan aktivitas sehari-hari, terutama bagi mereka yang bekerja di sektor pertanian, perikanan, dan transportasi.