KOLAKA TIMUR — Laga persahabatan bola voli antara DPD LDII Kolaka Timur dan STT Merta Sari berlangsung kompetitif namun sarat keakraban. Kedua tim saling berkejaran mengejar poin dengan aksi smes dan pertahanan solid, tetapi gelak tawa serta tepuk tangan saling menghormati tetap mendominasi sepanjang pertandingan.
Kegiatan ini sengaja diinisiasi untuk menciptakan ruang interaksi yang sehat bagi para pemuda dari latar belakang berbeda. Melalui olahraga bersama, diharapkan nilai sportivitas bisa berjalan beriringan dengan upaya memperkokoh persatuan di tingkat akar rumput.
Meski atmosfer pertandingan berjalan seru dan saling mengejar poin, hasil akhir bukanlah fokus utama. Rasa kebersamaan yang terbangun di lapangan justru menjadi nilai paling berharga dari kegiatan ini.
Lokasi pertandingan yang berada di lapangan voli terbuka dengan latar belakang ikonik rumah ibadah semakin menegaskan pesan harmoni. Pemandangan tersebut menjadi representasi nyata toleransi yang hidup di wilayah Kolaka Timur.
Perwakilan pengurus dari kedua belah pihak memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Laga persahabatan semacam ini dinilai sangat efektif untuk memupuk kerukunan antar-umat beragama dan mempererat hubungan antar-komunitas.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi fondasi komunikasi yang kuat untuk menangkal potensi gesekan sosial. Dengan saling mengenal melalui jalur positif seperti olahraga, solidaritas antar-pemuda di Kolaka Timur diharapkan semakin kokoh.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh pemain, official, serta perwakilan pengurus DPD LDII Kolaka Timur dan STT Merta Sari. Sambil memegang bola voli di barisan depan, potret kebersamaan itu menjadi simbol komitmen bersama menjaga keharmonisan, kesehatan, dan persaudaraan yang berkelanjutan.
Kolaka Timur sendiri dikenal sebagai daerah dengan keberagaman komunitas yang hidup berdampingan. Kegiatan seperti ini menjadi pengingat bahwa perbedaan latar belakang tidak menghalangi semangat kebersamaan, justru memperkaya khazanah sosial masyarakat setempat.