Energy Gel Homemade dari Melon dan Madu, Ini Manfaatnya Saat Olahraga

Penulis: Yasir  •  Jumat, 18 September 2026 | 09:20:31 WIB

SULAWESI TENGGARA — Energy gel dari melon dan madu tengah viral sebagai racikan praktis untuk menemani olahraga. Dokter gizi menjelaskan kandungan karbohidrat, antioksidan, hingga elektrolit di dalamnya yang berguna menambah energi dan menjaga hidrasi tubuh.

Energy gel menjadi asupan populer di kalangan penggiat olahraga karena bentuknya praktis dan mudah dikonsumsi di tengah aktivitas. Belakangan, sebuah video memperlihatkan cara membuat energy gel sendiri menggunakan bahan sederhana, yakni melon dan madu.

Racikan ini disebut-sebut bisa menjadi alternatif pengganti produk kemasan. Namun, apa sebenarnya fungsi dan kandungan gizinya? Berikut penjelasan lengkapnya.

Fungsi Energy Gel Saat Olahraga

Pada dasarnya, energy gel adalah asupan yang mengandung karbohidrat dan dikonsumsi saat berolahraga. Kandungan karbohidrat sederhana di dalamnya menjadi sumber energi yang dipakai tubuh selama melakukan aktivitas fisik.

Asupan karbohidrat ini terasa penting terutama ketika olahraga berlangsung dalam durasi panjang. Energy gel jadi salah satu cara praktis untuk menambah karbohidrat di tengah aktivitas.

Dokter spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menyebut takaran karbohidrat sekitar 20 sampai 25 gram dapat membantu menambah glukosa yang tersedia bagi otot saat kardio.

"Nah, dari segi makro, 20-25 gram karbohidrat itu memang takaran standar untuk top up glukosa otot pas lagi kardio," ujar dr Yaze.

Kandungan Gizi di Dalam Racikan Melon dan Madu

Dalam video viral tersebut, 20 gram melon dicampur dengan 20 gram madu, 5 gram gula aren cair, 1 gram garam, dan 20 gram air. Semua bahan diblender hingga menghasilkan tekstur seperti gel.

Melon bukan sekadar sumber air. Buah ini mengandung senyawa dengan aktivitas antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Saat berolahraga dengan intensitas tinggi, produksi radikal bebas dalam tubuh bisa meningkat. Asupan yang mengandung antioksidan membantu memberikan perlindungan tambahan bagi sel.

Kalium dan Natrium: Elektrolit Alami dalam Energy Gel

Melon juga mengandung kalium, salah satu mineral dan elektrolit yang dibutuhkan tubuh. Kandungan air dan kalium inilah yang membuat melon bermanfaat dalam racikan energy gel.

"Ditambah melon yang kaya air dan memang mengandung kalium alami yang bagus untuk menghidrasi," jelas dr Yaze.

Selain melon, resep tersebut memakai 1 gram garam. Garam mengandung natrium yang juga termasuk elektrolit, sehingga racikan ini tidak hanya berisi sumber karbohidrat, tetapi juga tambahan elektrolit.

Dengan komposisi itu, melon memberikan air dan kalium, sementara madu dan gula menjadi sumber karbohidrat. Garam kemudian menyumbang natrium.

Energy Gel Homemade sebagai Alternatif

Energy gel tidak harus dibeli dalam bentuk kemasan. Bahan pangan sehari-hari pun bisa diracik menjadi energy gel untuk dikonsumsi saat berolahraga.

Racikan homemade ini bisa menjadi pilihan bagi Anda yang ingin membuat sendiri. Kandungan karbohidrat tetap perlu diperhatikan karena asupan ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi selama olahraga.

Buah yang dipakai juga mengandung zat antioksidan dan elektrolit berupa kalium. Tambahan elektrolit lain, yaitu natrium, berasal dari garam yang dicampurkan.

Kapan Perlu Berhati-hati

Bagi Anda yang memiliki kondisi medis tertentu, seperti diabetes atau gangguan ginjal, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mencoba racikan ini. Kandungan gula dan garam di dalamnya perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.

Perhatikan juga kebersihan alat dan bahan saat membuat energy gel sendiri. Simpan racikan di wadah bersih dan konsumsi dalam waktu singkat agar tidak mudah rusak.

Membuat energy gel sendiri dari melon dan madu bisa jadi cara praktis memenuhi kebutuhan energi saat olahraga. Dengan komposisi karbohidrat, antioksidan, kalium, dan natrium yang tepat, racikan ini dapat membantu menjaga stamina sekaligus hidrasi tubuh selama aktivitas fisik.

Reporter: Yasir
Sumber: health.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top