KONAWE — Surat mandat bernomor 040/PD-Sultra/SM/JMSI/IX/2026 itu menugaskan Sarman dan Riswanto melakukan konsolidasi serta koordinasi dengan perusahaan media siber di Kabupaten Konawe. Keduanya diberi ruang menyesuaikan struktur kepengurusan sesuai kebutuhan organisasi, dengan susunan minimal Ketua, Sekretaris, dan Bendahara.
Ketua Pengda JMSI Sultra Adhi Yaksa Pratama menyebut pembentukan pengcab di Konawe tidak lepas dari pertumbuhan perusahaan pers siber yang cukup pesat di daerah itu. Kehadiran JMSI dinilai perlu agar perusahaan media mendapat pendampingan dalam mengelola usaha secara sehat dan profesional.
Sesuai ketentuan organisasi, Pengcab JMSI Konawe baru bisa terbentuk jika sudah ada sedikitnya lima perusahaan media siber yang memenuhi persyaratan keanggotaan. Jumlah itu menjadi ambang batas sebelum struktur kepengurusan resmi ditetapkan.
Masa berlaku surat mandat tiga bulan sejak diterbitkan. Tenggat itu memberi ruang bagi Sarman dan Riswanto untuk memetakan calon anggota sekaligus menyiapkan kelengkapan administrasi pengcab.
Adhi menyatakan pertumbuhan media siber di Konawe menjadi alasan utama JMSI hadir di tingkat kabupaten. Menurutnya, banyak perusahaan pers membutuhkan wadah untuk saling menguatkan, terutama soal tata kelola usaha media.
"Pembentukan JMSI Konawe karena pertumbuhan pers siber di Konawe cukup pesat. JMSI sebagai organisasi perusahaan media merasa perlu untuk hadir membantu teman-teman dalam mengelola perusahaan pers yang sehat dan profesional," kata Adhi.
Ia berharap organisasi ini berkembang di Konawe. "Harapannya, JMSI bisa tumbuh besar di Konawe," ujarnya.
Sarman menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya dan Riswanto. Ia menyatakan pihaknya akan bergerak cepat menjangkau perusahaan media siber yang ada di Konawe.
"Terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepada kami untuk membentuk JMSI Kabupaten Konawe," kata Sarman.
Menurutnya, konsolidasi menjadi langkah pertama sebelum pengcab terbentuk. "Kami akan segera melakukan konsolidasi dan membangun komunikasi dengan perusahaan media siber yang ada di Kabupaten Konawe," sambungnya.
Sarman berharap seluruh perusahaan media siber di Konawe ikut mendukung proses pembentukan pengcab. Ia menekankan pentingnya kebersamaan, profesionalisme, dan komitmen terhadap kemerdekaan pers dalam membangun organisasi.
"Harapan kami, seluruh perusahaan media siber di Kabupaten Konawe dapat bersama-sama membangun organisasi ini dengan semangat kebersamaan, profesionalisme, dan komitmen terhadap kemerdekaan pers," pungkasnya.