KENDARI — Universitas Halu Oleo (UHO) menerima kunjungan resmi Dewan Hubungan Internasional Komunitas Aglomerasi Kota La Rochelle bersama tim dari Universitas La Rochelle, Prancis. Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Gedung Rektorat UHO, Jumat (19/6/2026).
Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Sistem Informasi dan Hubungan Masyarakat UHO, Prof. Takdir Saili, menyatakan delegasi La Rochelle membuka peluang kolaborasi yang lebih luas. Fokusnya tidak lagi terbatas pada skema pertukaran dosen dan mahasiswa.
Kolaborasi Tak Lagi Sekadar Pertukaran Dosen-Mahasiswa
Dalam diskusi, kedua pihak memaparkan komitmen untuk memperluas hubungan di tiga pilar Tridharma Perguruan Tinggi. Takdir menjelaskan diskusi juga merambah peluang kerja sama ke berbagai sektor dan wilayah di Sulawesi Tenggara.
"Delegasi La Rochelle membuka peluang kolaborasi lebih luas dengan UHO dan para mitra dari Komunitas Aglomerasi Kota La Rochelle di tiga bidang utama, pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat," jelasnya.
Mengapa Delegasi Prancis Datang ke Kendari?
Dosen Program Studi Sastra Prancis Fakultas Ilmu Budaya UHO, Subandrio, yang bertindak sebagai juru bicara perwakilan La Rochelle, mengungkapkan tujuan utama kunjungan. Pihaknya datang untuk memonitor dan mengevaluasi proyek yang didanai oleh Prancis.
"Karena Universitas La Rochelle dengan Universitas Halu Oleo sudah memiliki hubungan kerja sama, maka mereka mencoba menjajaki apakah ada peluang untuk kerja sama (lebih luas) yang bisa dilakukan," ungkap Subandrio.
Ia menambahkan, para peneliti dan perwakilan UHO telah mengajukan sejumlah pertanyaan terkait peluang perluasan kerja sama. Pertanyaan itu akan diakomodasi dan disampaikan ke pihak Universitas La Rochelle.
Jembatan Menuju Standar Internasional
Takdir Saili berharap kerja sama ini menjadi jembatan bagi UHO untuk meningkatkan kualitas Tridharma Perguruan Tinggi dengan standar internasional. Berbagai rencana yang dibahas diharapkan dapat direalisasikan secara bertahap.
“Ke depan tentu akan ada pembahasan lebih rinci mengenai apa yang menjadi kebutuhan dan prioritas masing-masing pihak. UHO memiliki sejumlah potensi yang bisa ditawarkan, demikian pula La Rochelle. Karena itu, diskusi lanjutan sangat penting agar program yang dirancang benar-benar dapat berjalan,” katanya.
La Rochelle dan UHO sepakat menyusun nota kesepahaman (MoU) dan rencana aksi lanjutan. Kedua pihak juga akan membentuk tim kerja untuk merumuskan program konkret dalam waktu dekat.