SULAWESI TENGGARA — Presiden ke-5 RI itu memilih menggelar upacara kemerdekaan di lingkungan partai, berbeda dari protokol kenegaraan yang berlangsung di Istana Negara. Momen mengheningkan cipta dalam upacara tersebut diisi dengan permohonan doa khusus bagi warga Flores dan sekitarnya yang terdampak bencana gempa berkekuatan signifikan pada Sabtu (15/8).
Permohonan Doa untuk Warga Flores dan Keluarga Korban
"Seluruh rakyat Indonesia yang saya cintai, marilah kita mengucapkan doa bersama terutama untuk daerah Nusa Tenggara Timur terutama Flores," ucap Megawati saat memimpin jalannya upacara, seperti dikutip dari pantauan langsung di lokasi.
Ia secara eksplisit meminta seluruh kader yang hadir memanjatkan doa agar masyarakat yang selamat diberikan ketabahan. Adapun bagi keluarga yang kehilangan anggota keluarganya, Megawati berharap para korban ditempatkan di sisi terbaik Tuhan.
"Kita doakan supaya mereka yang telah mengalami musibah untuk menguatkan dirinya dan bagi keluarga yang telah ditinggalkan, kita doakan mendapatkan tempat selayaknya di sisi Allah. Berdoa mengheningkan cipta kita mulai," ujarnya.
Duka Cita Mendalam di Tengah Peringatan Kemerdekaan
Dalam amanat yang disampaikan setelah prosesi doa, Megawati kembali menegaskan keprihatinannya terhadap bencana yang melanda provinsi di wilayah timur Indonesia tersebut. Ia menyebut musibah ini sebagai ujian berat bagi masyarakat NTT.
"Saya secara khusus tadi kita telah berdoa bagi warga Flores, NTT dan berduka cita yang sedalam-dalamnya pada korban yang menjadi akibat gempa bumi yang sangat luar biasa," kata Megawati dalam amanatnya di hadapan jajaran pengurus pusat dan kader partai.
Rincian Korban Jiwa dan Kerusakan Akibat Gempa
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru jumlah korban meninggal dunia yang tersebar di enam kabupaten. Angka ini mengalami pembaruan dari laporan awal pasca-kejadian.
- Kabupaten Manggarai Barat: 1 jiwa
- Kabupaten Manggarai Timur: 20 jiwa
- Kabupaten Manggarai: 25 jiwa
- Kabupaten Nagekeo: 1 jiwa
- Kabupaten Sikka: 4 jiwa
- Kabupaten Ende: 2 jiwa
Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari memaparkan data tersebut dalam konferensi pers pada Minggu (16/8). Selain korban jiwa, guncangan dilaporkan merusak sejumlah bangunan dan memaksa ribuan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Kehadiran Megawati dan Absensi dari Istana
Keputusan Megawati untuk memimpin upacara di Sekolah Partai PDIP menegaskan tradisi peringatan kemerdekaan yang kerap dilakukan terpisah dari agenda resmi pemerintah. Upacara dihadiri oleh pengurus pusat, kader, serta simpatisan partai.
Hingga berita ini diturunkan, BNPB masih melakukan pendataan lanjutan terhadap kerusakan infrastruktur dan kebutuhan mendesak para pengungsi di lokasi terdampak. Proses evakuasi dan penyaluran bantuan logistik dilaporkan terus berjalan.