Pencarian

Take-Two Subpoena Microsoft dan Discord untuk Bongkar Identitas Pembocor GTA 6

Minggu, 23 Agustus 2026 • 10:33:02 WIB
Take-Two Subpoena Microsoft dan Discord untuk Bongkar Identitas Pembocor GTA 6
Take-Two Interactive secara resmi meminta Microsoft dan Discord menyerahkan data pengguna akun CyberLeek terkait kebocoran materi GTA 6.

SULAWESI TENGGARA — Subpoena ini menargetkan akun dengan nama CyberLeek, yang selama tiga hari terakhir secara agresif membagikan cuplikan video GTA 6 ke publik. Take-Two meminta data "yang cukup untuk mengidentifikasi pengguna" termasuk ID akun, email registrasi, alamat IP, nomor telepon, serta akun Xbox dan Google yang tertaut.

Data Apa Saja yang Diminta Take-Two?

Dokumen pengadilan yang dilaporkan Kotaku menyebutkan bahwa materi yang bocor mencakup "konten audiovisual, artwork, gambar, dialog, atau elemen kreatif lainnya" yang dilindungi hak cipta. Take-Two menegaskan melalui pernyataan tersumpah bahwa subpoena ini murni untuk melindungi hak mereka, bukan untuk kepentingan lain.

Untuk Microsoft, Take-Two meminta seluruh data terkait persona CyberLeek, termasuk informasi akun Xbox dan data OneDrive. Sementara Discord diminta menyerahkan "semua akun pengguna yang menjadi anggota atau berkomunikasi dengan server Discord" yang terkait dengan CyberLeek, termasuk server bernama CinematicRockstar, Surfer24K, Odyssey, dan DarkViperAU.

Kedua perusahaan teknologi itu diberi tenggat hingga 4 September untuk memenuhi permintaan tersebut.

Kebocoran Hari Ketiga: Jason Ngebut di Vice City

Sampai berita ini ditulis, sudah ada tujuh video kebocoran yang beredar. Video terbaru memperlihatkan salah satu protagonis GTA 6, Jason, melaju kencang di Vice City menggunakan supercar. Sebelumnya, CyberLeek juga membagikan cuplikan Jason menembakkan kata "leek" ke dinding, yang mengindikasikan adanya akses playable ke GTA 6.

Yang menarik, CyberLeek mengklaim aksi ini dilakukan atas nama hak-hak gamer. Namun di balik narasi itu, ada skema cryptocurrency yang mencurigakan. Kelompok ini mempromosikan meme coin $CYBERLEEK dan meminta publik membeli token tersebut untuk "memilih" video kebocoran berikutnya. Semakin banyak orang membeli, nilai token naik, dan CyberLeek bisa meraup keuntungan pribadi.

Sebagaimana dilaporkan Polygon, ada bukti yang menunjukkan motif ini lebih ke keuntungan pribadi daripada idealisme hak gamer. Klaim tentang mendanai "proyek rahasia" juga belum bisa diverifikasi kebenarannya.

Dampak ke Komunitas dan Langkah Selanjutnya

Langkah hukum Take-Two ini jelas mengirim sinyal keras: mereka serius menindak kebocoran GTA 6. Untuk komunitas modding dan dataminer di Indonesia, ini jadi pengingat bahwa aktivitas membocorkan konten game yang belum rilis punya konsekuensi hukum nyata, bukan sekadar pelanggaran etika.

Sampai berita ini diturunkan, Rockstar Games belum memberikan komentar resmi. Eurogamer telah menghubungi mereka untuk klarifikasi, tetapi belum ada respons.

Yang perlu dipantau selanjutnya adalah apakah Microsoft dan Discord akan patuh pada tenggat 4 September, dan apakah CyberLeek bakal menghentikan aksinya atau justru semakin agresif sebelum identitasnya terbongkar.

Follow kabarbaubau.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: eurogamer.net

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks