SULAWESI TENGGARA — Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, menyatakan aturan tersebut bakal diadaptasi di seluruh kompetisi sepak bola profesional Indonesia. Pernyataan ini disampaikan dalam Refereeing Workshop di Jakarta, Kamis (3/9).
Dua Kartu Merah di Piala Dunia 2026 Jadi Acuan
Penerapan aturan ini bukan tanpa preseden. Pada gelaran Piala Dunia 2026, dua pemain telah menjadi "korban" pertama dari ketentuan anyar tersebut.
Miguel Almiron dari Paraguay terkena kartu merah saat menghadapi Turki. Kemudian Piero Hincapie menyusul ketika membela Ekuador melawan Meksiko pada babak 32 besar. Kedua momen itu kini menjadi tolok ukur bagi wasit di Indonesia untuk menegakkan aturan serupa.
Pengecualian: Bukan Semua Gestur Tutup Mulut Berujung Kartu
Ogawa menegaskan bahwa tidak semua gestur tutup mulut otomatis berbuah kartu merah. Ada konteks yang perlu dipertimbangkan wasit sebelum mengambil keputusan.
"Dalam pertandingan internasional, ada dua pemain berasal dari klub sama tapi membela negara berbeda. Biasanya mereka berbicara satu sama lain dengan mulut ditutup oleh tangan. Dalam konteks dialog pertemanan, gestur tersebut dibolehkan," ujar Ogawa.
Karena itu, wasit dituntut membaca situasi. Isyarat yang bersifat komunikasi antar-rekan atau sesama pemain yang saling mengenal tidak akan dianggap sebagai pelanggaran.
Perubahan Lain: Batas Waktu Striker Hingga Kiper
Selain gestur tutup mulut, IFAB juga memperkenalkan sejumlah pembaruan yang akan berlaku di kompetisi domestik. Aturan-aturan ini dirancang untuk mempercepat tempo permainan.
- Pemain pengganti memiliki batas waktu 10 detik untuk keluar lapangan sejak keputusan pergantian pemain.
- Lemparan ke dalam harus dieksekusi maksimal lima detik setelah bola siap dimainkan.
- Kiper hanya diberi waktu delapan detik untuk melepaskan bola dalam situasi permainan terbuka.
Musim kompetisi terbaru akan segera bergulir dengan aturan anyar ini. Super League 2026/2027 dijadwalkan dimulai Jumat (4/9) dengan laga pembuka antara Arema FC melawan Isenmulang Kalteng FC pukul 15.30 WIB. Sementara itu, Championship 2026/2027 baru bergulir sepekan kemudian, Jumat (11/9), diawali pertemuan PSIS Semarang dan PSPS Pekanbaru.