Pencarian

Arema FC Semakin Dekat Kelola Stadion Kanjuruhan, Usung Konsep 365 Hari dan Legacy Safety

Sabtu, 19 September 2026 • 22:01:01 WIB
Arema FC Semakin Dekat Kelola Stadion Kanjuruhan, Usung Konsep 365 Hari dan Legacy Safety

SULAWESI TENGGARAArema FC mempercepat proses pengambilalihan hak pengelolaan Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang. Manajemen klub bersama Bupati Malang H.M. Sanusi meninjau langsung seluruh kawasan stadion untuk mematangkan rencana pengelolaan terpadu. Konsep yang diusung bukan sekadar menyewakan stadion saat pertandingan, melainkan menghidupkan kawasan sepanjang 365 hari setahun.

Peninjauan berlangsung pada Sabtu (19/9). CEO Arema FC Iwan Budianto didampingi General Manager Yusrinal Fitriandi serta CMOC sekaligus Ketua Panpel Bram Hady Sulton menyusuri sejumlah titik strategis. Bukan hanya bangunan utama stadion, rombongan juga meninjau fasilitas olahraga pendukung, area komersial, hingga Monumen dan Museum Tragedi Kanjuruhan di kawasan Gerbang 13.

Kanjuruhan Punya Potensi Jadi Kompleks Olahraga Terpadu

Kawasan Kanjuruhan menyimpan aset yang jarang dimiliki stadion lain di Indonesia. Di sana ada lintasan atletik, GOR, lapangan voli, bulu tangkis terbuka, dinding panjat tebing, arena papan seluncur, serta kolam renang dalam dan luar ruangan.

Kawasan ini juga telah lama menjadi ruang aktivitas warga. Pasar malam, pasar minggu, pusat kuliner, dan sentra suvenir hidup setiap hari di sekitar stadion. Potensi itu yang ingin dioptimalkan Arema FC lewat pengelolaan mandiri.

Konsep 365 Hari: Stadion Hidup di Luar Hari Pertandingan

Arema FC membawa gagasan pengelolaan yang tidak berhenti pada laga sepak bola. Klub ingin menciptakan ekosistem yang berjalan sepanjang tahun, mencakup olahraga, acara publik, wisata olahraga, ilmu keolahragaan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.

Pilar utamanya adalah konsep Legacy Safety. Penataan kawasan diarahkan agar modern dan aman, sekaligus menjadikan Kanjuruhan sebagai simbol kebangkitan sepak bola nasional yang tetap menghormati nilai sejarah dan kemanusiaan di dalamnya. Keselamatan, kenyamanan, dan penghormatan terhadap ruang bersejarah menjadi landasan di setiap aspek pengembangan.

Tiga Kementerian Terlibat dalam Proses Pengalihan

Proses pengalihan pengelolaan melibatkan Kementerian PUPR, Kemendagri, dan KemenUMKM. Iwan Budianto menilai pengelolaan mandiri oleh klub akan membawa nilai tambah luas, mulai dari perbaikan fasilitas penonton, optimalisasi jadwal penggunaan, hingga pengembangan kawasan menjadi pusat kegiatan ekonomi dan acara publik.

Rencana bisnis telah disusun agar kawasan dapat beroperasi secara berkelanjutan. Arema FC juga merancang Kanjuruhan sebagai pusat ilmu keolahragaan terintegrasi, dilengkapi laboratorium fisik, analisis biomekanika, dan fasilitas pemulihan atlet.

Fasilitas itu tidak hanya untuk tim utama dan akademi. Masyarakat umum, atlet daerah, serta kolaborasi penelitian dengan perguruan tinggi juga akan mendapat akses. Kamp pelatihan dan klinik pelatihan bagi talenta muda masuk dalam rencana jangka panjang.

Manfaat untuk Warga Kabupaten Malang Jadi Prioritas

General Manager Yusrinal Fitriandi menegaskan pengelolaan ini tidak berorientasi semata pada kepentingan klub. Pembahasan terus diperdalam untuk memastikan kawasan terawat, hidup sepanjang tahun, dan memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat Kabupaten Malang.

"Harapannya, stadion ini selalu terawat, memiliki aktivitas yang berkelanjutan, dan memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi masyarakat di sekitarnya maupun seluruh warga Kabupaten Malang," kata Yusrinal Fitriandi.

Dengan pembahasan yang semakin matang dan peninjauan langsung ke seluruh potensi kawasan, proses pengelolaan Stadion Kanjuruhan oleh Arema FC terus melangkah maju. Jika terealisasi, Kanjuruhan tidak hanya menjadi rumah bagi Aremania, melainkan kawasan olahraga terpadu yang modern, aman, dan bermanfaat bagi semua.

Follow kabarbaubau.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sekilasmedia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks