Pencarian

Antam Dorong Tambea Kolaka Kembali Jadi Sentra Teripang, Panen Kedua Tembus 12 Ribu Ekor

Senin, 14 September 2026 • 09:16:31 WIB
Antam Dorong Tambea Kolaka Kembali Jadi Sentra Teripang, Panen Kedua Tembus 12 Ribu Ekor
Kelompok Budidaya Teripang Mattirowalie memanen sekitar 12 ribu ekor teripang pada panen kedua di Desa Tambea, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka.

KOLAKA — Kelompok Budidaya Teripang Mattirowalie kembali menggelar panen teripang untuk kedua kalinya di Desa Tambea, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka. Hasilnya sekitar 12 ribu ekor, lebih banyak dibandingkan panen perdana yang mencapai sekitar 9 ribu ekor.

Panen kedua program pemberdayaan masyarakat yang didukung PT ANTAM (Persero) Tbk melalui UBP Nikel Kolaka itu berlangsung Sabtu (12/9). Pendampingan teknis dilakukan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Halu Oleo (UHO).

Nilai Panen Pertama Capai Rp600 Juta

Ketua Kelompok Budidaya Teripang Mattirowalie, Muh. Pahri, menyebut panen pertama menghasilkan sekitar 9 ribu ekor dengan nilai penjualan lebih dari Rp600 juta. Pada panen kedua, jumlah teripang yang dipanen mencapai sekitar 12 ribu ekor.

"Jadi hasil yang kami peroleh dari panen kedua ini lebih banyak daripada panen pertama," ungkap Pahri.

Kelompok masyarakat tidak hanya menerima dukungan sarana dan prasarana. Mereka juga mendapat pendampingan teknis dari UHO soal tata cara budidaya teripang.

Hatchery dan Peralatan Senilai Ratusan Juta

Salah satu dukungan penting dari Antam adalah pembangunan hatchery sebagai fasilitas pembenihan teripang. Perusahaan juga menyediakan peralatan pendukung seperti pipa dan selang.

"Nilai bantuannya itu ratusan juta. Jadi kami sangat terbantu dengan bantuan fasilitas tersebut karena kami sulit untuk membeli sendiri peralatan tersebut. Olehnya itu kami menyampaikan terima kasih kepada Antam yang telah banyak membantu kami," kata Pahri.

Hasil budidaya teripang berdampak langsung bagi anggota kelompok. Pendapatan tambahan itu membantu nelayan memenuhi kebutuhan keluarga, termasuk membiayai pendidikan anak.

Antam Targetkan Tambea Jadi Desa Wisata Teripang

Kolaka Region, CSR & External Relations Sub Division PT ANTAM (Persero) Tbk UBP Nikel Kolaka, Muhammad Rusdan, menilai keberhasilan panen kedua tidak lepas dari pendampingan UHO dan kesungguhan kelompok masyarakat. Ia berharap hasil panen ke depan terus meningkat.

Antam juga mendorong budidaya teripang menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali identitas Desa Tambea sebagai daerah sentra teripang. Sinergi antara perusahaan, masyarakat, pemerintah, dan perguruan tinggi terus diperkuat.

"Kami berharap kerja sama semua pihak untuk mengembalikan citra Desa Tambea sebagai pusat teripang. Ke depan, kami juga berharap Tambea bisa menjadi desa wisata yang mengintegrasikan potensi lokal seperti teripang dan wisata pantai," tutur Rusdan.

Pemkab Kolaka Berharap Program Menyebar ke Kelompok Lain

Perwakilan Dinas Perikanan Kabupaten Kolaka, Musdar, menyampaikan terima kasih kepada Antam yang memfasilitasi kebutuhan kelompok nelayan dan kepada UHO yang memberikan pendampingan.

"Kami berharap program ini dapat terus berjalan dan kami juga berharap agar kelompok nelayan yang lainnya yang ada di Kabupaten Kolaka ini bisa juga mendapatkan bantuan program seperti ini," ujarnya.

Pemerintah Kecamatan Pomalaa yang diwakili Kepala Seksi PMD, Laode Ndikode, menyebut Desa Tambea punya sejarah panjang sebagai ikon budidaya teripang di Sulawesi Tenggara. Tambea pernah mewakili provinsi ini di ajang budidaya teripang tingkat nasional dan meraih hasil positif.

"Alhamdulillah, belakangan ini Antam telah berupaya mengembalikan kejayaan Desa Tambea sebagai sentra budidaya teripang melalui kegiatan ini," kata Laode.

Ia berharap program tersebut berlanjut dan dikembangkan ke wilayah pesisir lain, khususnya di Kecamatan Pomalaa.

Follow kabarbaubau.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: nasionalinfo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks