Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan menyalurkan 70 unit pompa air kepada kelompok tani untuk mengantisipasi ancaman kekeringan yang mulai mengganggu lahan persawahan di wilayah itu. Bantuan bersumber dari Kementerian Pertanian RI tersebut diserahkan menyusul kondisi kemarau yang membuat pasokan air menjadi persoalan utama bagi petani setempat.
KONAWE SELATAN — Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo menyatakan bantuan pompa air itu diharapkan menopang sebagian besar lahan petani agar proses penanaman tetap berjalan hingga menjelang masa panen. Menurut dia, kemarau membuat ketersediaan air jadi kendala yang harus segera ditangani, terutama pada sawah yang masih membutuhkan pasokan.
"Mudah-mudahan dengan bantuan pompa air yang ada hari ini bisa membantu sebagian besar lahan teman-teman petani untuk melanjutkan proses penanaman hingga menjelang masa panen," kata Irham saat dihubungi dari Kendari, Selasa.
Pompa Dipakai Bergiliran, Wajib Dirawat Bersama
Irham meminta kelompok tani penerima tidak sekadar memakai alat tersebut. Ia menekankan pompa harus dijaga dan dirawat bersama lewat skema pemakaian bergiliran antaranggota.
"Saya minta kepada kelompok tani supaya dimaksimalkan, dikelola dengan baik, dan dijaga pemeliharaannya. Tentu pemakaiannya berganti-ganti, jangan hanya satu orang," ujarnya.
Menurut Irham, pengoperasian pompa perlu dibarengi pemeliharaan yang baik karena nilai alat itu cukup besar. Petani juga diminta memetakan sumber air yang masih bisa dipompa untuk mengairi lahan mereka.
70 Unit Belum Cukup, Pemkab Janji Tambahan Tahap Berikutnya
Irham mengakui jumlah 70 unit pompa air belum mampu menutup seluruh kebutuhan lahan pertanian di Konawe Selatan. Pemkab melalui dinas terkait akan mengupayakan tambahan bantuan pada tahap selanjutnya.
Ia menyebut keberadaan pompa sangat penting agar petani bisa memanfaatkan potensi sumber air yang masih tersedia di sekitar kawasan persawahan. Alat itu dinilai membantu petani bertahan di tengah kemarau yang mengancam jadwal tanam.
Dalam kesempatan itu, Irham menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan terhadap sektor pertanian di daerahnya.
"Terima kasih banyak atas perhatian Bapak Presiden melalui Menteri Pertanian yang telah memberikan porsi ruang untuk Konawe Selatan, khususnya di bidang pertanian," tambahnya.
Dampak Kekeringan pada Lahan Sawah
Kemarau yang melanda Sulawesi Tenggara membuat sejumlah lahan sawah di Konawe Selatan kekurangan air. Bantuan pompa dari Kementerian Pertanian RI diarahkan ke kelompok tani yang lahannya paling terdampak.
Pemkab berharap penyaluran tahap berikutnya bisa menjangkau lebih banyak kelompok tani. Jadwal dan jumlah tambahan bantuan belum disebutkan dalam keterangan tersebut.