KENDARI — Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., bersilaturahmi dengan tokoh adat dan tokoh masyarakat se-Sultra. Kegiatan itu menjadi bagian dari implementasi program Quick Wins Kapolri "Polisi Bersama Masyarakat" serta Commander Wish Kapolda Sultra "Jaga Bumi Anoa". Tujuannya memperkuat komunikasi, menyerap aspirasi, dan menjaga kamtibmas.
Kapolda hadir didampingi Wakapolda Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K., dan para pejabat utama Polda Sultra. Pertemuan turut dihadiri Ketua Kerukunan Masyarakat Adat Tolaki Lukman Abunawas, Bupati Muna Barat sekaligus Ketua Kerukunan Masyarakat Muna La Ode Darwin, Ketua Kerukunan Masyarakat Moronene Siti Salehah, serta Sekretaris Kerukunan Masyarakat Buton-Baubau Kamaluddin Samani.
Lukman Abunawas Sebut Pertemuan Telah Dinantikan Tokoh Masyarakat
Lukman Abunawas menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pertemuan tersebut. Mantan Wagub Sultra itu menilai forum semacam ini telah dinantikan para tokoh masyarakat.
Ia mengajak seluruh tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan unsur pemerintah untuk terus berjalan seiring. Dukungan itu ditujukan agar program Polda Sultra berjalan lancar dan situasi daerah tetap aman serta kondusif.
Kerukunan Masyarakat Muna Kini Hadir di 17 Kabupaten/Kota
La Ode Darwin menyampaikan bahwa Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna yang terbentuk pada awal tahun 2026 kini telah hadir di 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara. Bupati Muna Barat itu menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi perkembangan era digital.
Ia berharap pertemuan semacam ini dapat diagendakan secara berkelanjutan. Menurutnya, komunikasi dan penyampaian masukan kepada kepolisian perlu terus terjalin.
Dukungan serupa disampaikan Siti Salehah dan Kamaluddin Samani. Keduanya menyambut baik upaya Polri membangun kedekatan dengan masyarakat. Mereka berharap silaturahmi tidak berhenti pada satu pertemuan, melainkan menjadi ruang komunikasi yang terus memperkuat persahabatan dan kerja sama dalam menjaga kamtibmas di Sulawesi Tenggara.
Kapolda: Ruang Digital dan Narkoba Butuh Dukungan Semua Pihak
Himawan Bayu Aji menegaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan wujud nyata semangat "Polisi Bersama Masyarakat". Menurutnya, situasi kamtibmas di Sulawesi Tenggara saat ini menunjukkan perkembangan yang baik.
"Situasi kamtibmas di Sulawesi Tenggara saat ini menunjukkan perkembangan yang baik, namun seluruh pihak tetap perlu menjaga komunikasi dan kewaspadaan terhadap berbagai tantangan, termasuk penyalahgunaan ruang digital," ungkapnya.
Ia menyebut teknologi merupakan bagian dari kehidupan modern yang harus dimanfaatkan secara bijaksana. Teknologi jangan sampai menjadi sarana penyebaran informasi negatif maupun provokasi.
Polda Sultra juga telah menyiapkan ruang atau Pojok Aspirasi sebagai wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat dan masukan. Selain itu, peredaran narkoba masih menjadi salah satu perhatian kepolisian yang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Melalui semangat "Jaga Bumi Anoa", upaya menjaga masyarakat, wilayah, lingkungan, persatuan, dan kepercayaan diharapkan menjadi tanggung jawab bersama.
Dialog Terbuka Jadi Ruang Aspirasi Tokoh dan Kepolisian
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi berbagi pendapat atau sharing session antara Kapolda, jajaran Polda Sultra, dan para tokoh yang hadir. Dialog tersebut menjadi kesempatan untuk menyampaikan aspirasi, bertukar pandangan, serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.
Sinergi itu diarahkan untuk mewujudkan Sulawesi Tenggara yang aman, damai, dan harmonis.