Rutan Unaaha Panen 60 Kg Timun dari Kebun SAE, Dua Warga Binaan Rawat Tanaman dengan Pupuk Kulit Bawang

Penulis: Sutomo  •  Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:46:31 WIB
Warga binaan merawat tanaman timun di kebun SAE Rutan Unaaha sebagai bagian dari pembinaan kemandirian.

KONAWE — Panen 60 kilogram timun di kebun SAE Rutan Unaaha menjadi bagian dari pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Kegiatan pertanian di area tersebut dikelola sebagai sarana pembelajaran bercocok tanam, bukan sekadar produksi pangan.

Petugas Pengawas Ketahanan Pangan Rutan Unaaha, Djumadi, menyampaikan bahwa keberhasilan panen tidak lepas dari perawatan tanaman secara berkelanjutan. Pupuk yang digunakan dibuat mandiri dari bahan sederhana di lingkungan sekitar.

Pupuk Organik dari Kulit Bawang dan Air Cucian Beras

Rutan Unaaha memakai VOC (Vinegar of Compost) berbahan kulit bawang dan air cucian beras untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Pemanfaatan bahan sederhana itu dipilih agar perawatan tanaman lebih ramah lingkungan.

"Pemanfaatan pupuk organik dari kulit bawang dan air cucian beras menjadi salah satu upaya kami untuk mendukung pertumbuhan tanaman secara lebih ramah lingkungan. Kami berharap kegiatan ini terus berkembang dan memberikan hasil yang bermanfaat," ujar Djumadi.

Dua Warga Binaan Terlibat Sejak Perawatan hingga Panen

Kegiatan pertanian di kebun SAE melibatkan dua warga binaan berinisial D dan S. Keduanya merawat tanaman hingga memasuki masa panen.

D mengaku senang bisa terlibat dalam proses pertanian sampai menghasilkan panen yang bermanfaat. Ia berharap hasil kebun terus membaik dan membantu kebutuhan makanan di rutan.

"Senang bisa ikut merawat tanaman sampai panen. Semoga hasilnya terus bagus dan bisa membantu kebutuhan makanan di Rutan," ungkap D.

Hasil Panen Langsung Masuk Dapur Rutan

Seluruh timun hasil panen disalurkan untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan warga binaan di Rutan Unaaha. Penyaluran itu membuat hasil kebun langsung terpakai di lingkungan rutan.

Panen timun menjadi wujud pelaksanaan pembinaan kemandirian di Rutan Kelas II B Unaaha. Optimalisasi lahan SAE diarahkan untuk menumbuhkan keterampilan, tanggung jawab, dan produktivitas warga binaan.

Rutan Unaaha sebelumnya juga menjalankan program ketahanan pangan melalui kebun SAE. Kegiatan pertanian diharapkan terus berkembang dan memberi manfaat bagi pembinaan warga binaan.

Reporter: Sutomo
Sumber: idealita.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top