KONAWE — Malam ramah tamah penutupan KKN di Desa Momea berubah menjadi ajang sosialisasi penerimaan mahasiswa baru. Rektor USN Kolaka, Dr. Syarifuddin Tundreng, memanfaatkan momen tersebut untuk menawarkan jalur mandiri bagi putra-putri Kecamatan Tongauna yang ingin melanjutkan pendidikan ke kampusnya.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Momea itu dihadiri Camat Tongauna Muh. Idil Daud, Kepala Desa Momea Jumar, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. H. Achmad Lamo Said, S.Sos., M.Si., serta perwakilan Polsek Tongauna Bripka Dirman. Warga setempat juga tampak memadati lokasi acara.
Jaminan Kelulusan bagi Calon Mahasiswa dari Tongauna
Di hadapan warga, Syarifuddin menyatakan kesiapannya menerima lulusan SMA/SMK dari Kecamatan Tongauna melalui jalur mandiri di semua program studi. Ia bahkan memberikan jaminan kelulusan bagi calon mahasiswa yang mendaftar.
"Kami siap menerima mahasiswa dari Kecamatan Tongauna melalui jalur mandiri di semua jurusan yang ada di USN Kolaka. Bahkan kami memberikan jaminan kelulusan," ujarnya dalam sambutan yang disambut antusias warga.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal bagi masyarakat Tongauna yang selama ini mungkin menganggap pendidikan tinggi sulit diakses. Syarifuddin menegaskan bahwa pendidikan tinggi harus dapat dijangkau secara lebih luas oleh generasi muda di daerah.
Apresiasi untuk Desa Momea: Mahasiswa Bukan Sekadar Belajar
Syarifuddin juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Desa Momea yang telah menerima mahasiswa KKN. Ia menilai pengabdian di desa merupakan bagian penting dari proses pendidikan yang tidak didapat di ruang kelas.
"Mahasiswa datang ke desa bukan hanya untuk belajar, tetapi juga untuk memberikan manfaat. Karena itu, kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Desa Momea dan seluruh masyarakat yang telah menerima mahasiswa USN Kolaka dengan baik," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Desa Momea, Jumar, menyebut kehadiran rektor di tengah warga sebagai kebanggaan tersendiri. Ia menilai hal itu merupakan bentuk perhatian nyata pimpinan universitas terhadap desa binaannya.
Lulo Bersama Rektor Menutup Rangkaian KKN
Suasana hangat mewarnai penghujung acara. Syarifuddin ikut menari lulo bersama Camat Tongauna, para dosen, mahasiswa KKN, dan warga Desa Momea. Kebersamaan itu menjadi penutup yang berkesan sebelum mahasiswa kembali ke kampus.
Melalui kegiatan ini, hubungan antara USN Kolaka dan masyarakat Tongauna diharapkan terus berlanjut. Bukan hanya sampai masa KKN berakhir, tetapi melalui kerja sama nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di kecamatan tersebut.