Pencarian

Kapolres Baubau Panggil Forkopimda Bahas Sengketa Lahan Bandara Betoambari hingga Dualisme Kesultanan Buton

Selasa, 25 Agustus 2026 • 15:06:31 WIB
Kapolres Baubau Panggil Forkopimda Bahas Sengketa Lahan Bandara Betoambari hingga Dualisme Kesultanan Buton
Kapolres Baubau memimpin rapat koordinasi Forkopimda untuk membahas sengketa lahan Bandara Betoambari, dualisme Kesultanan Buton, dan pencegahan premanisme.

BAUBAU — Kapolres Baubau AKBP Noer Alam, S.I.K, mengambil inisiatif mengumpulkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Baubau dalam sebuah rapat koordinasi. Pertemuan tersebut menjadi ajang sinkronisasi langkah lintas instansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di ibu kota Sulawesi Tenggara itu.

Dalam forum yang digelar Selasa (25/8/2026) tersebut, setidaknya ada tiga persoalan strategis yang menjadi pembahasan utama. Ketiganya dinilai memiliki potensi memicu gangguan keamanan jika tidak ditangani secara bersama-sama.

Tiga Isu Krusial yang Dibahas Forkopimda Baubau

Pertama, sengketa lahan yang melibatkan kawasan Bandara Betoambari. Kedua, persoalan dualisme kepemimpinan Kesultanan Buton yang tak kunjung tuntas. Ketiga, upaya pencegahan dan penanganan aksi premanisme yang kerap meresahkan warga.

Kapolres AKBP Noer Alam menekankan bahwa penyelesaian setiap persoalan harus ditempuh melalui jalur musyawarah dan komunikasi yang intensif. Pendekatan persuasif serta pemanfaatan jalur hukum sesuai ketentuan yang berlaku juga menjadi instrumen yang didorong dalam forum tersebut.

Mencegah Konflik Sebelum Meluas

Langkah ini dinilai penting untuk mencegah persoalan-persoalan tersebut berkembang menjadi konflik terbuka. Kapolres mengingatkan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Baubau merupakan prasyarat utama bagi kelancaran aktivitas masyarakat.

“Langkah ini penting untuk mencegah persoalan berkembang menjadi konflik yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Baubau,” kata AKBP Noer Alam.

Menurut Kapolres, rapat koordinasi ini bukan sekadar forum seremonial. Lebih dari itu, pertemuan ini menjadi bagian dari penguatan langkah-langkah pencegahan terhadap potensi konflik serta berbagai gangguan Kamtibmas lainnya di masa mendatang.

Sinergitas Lintas Instansi Jadi Kunci

AKBP Noer Alam menegaskan bahwa sinergitas antara kepolisian, pemerintah daerah, dan unsur Forkopimda diharapkan mampu menghasilkan langkah penanganan yang terukur. Hal ini sekaligus menjadi fondasi untuk menjaga suasana Kota Baubau tetap aman, tertib, dan kondusif.

“Sinergitas antara kepolisian, pemerintah daerah, dan unsur Forkopimda diharapkan mampu menghasilkan langkah penanganan yang terukur serta menjaga suasana Kota Baubau tetap aman, tertib, dan kondusif,” ungkapnya.

Semangat “Bersinergi, bersama menjaga Kota Baubau tetap aman, tertib dan kondusif” menjadi benang merah dalam koordinasi tersebut. Rapat ini diharapkan menjadi langkah awal dari serangkaian aksi nyata lintas instansi dalam merespons dinamika sosial di wilayah Kota Baubau.

Follow kabarbaubau.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: hitsultra.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks