SULAWESI TENGGARA — Spekulasi soal masa depan franchise StarCraft mencapai titik didih menjelang BlizzCon September mendatang. Setelah laporan Nexon dikaitkan dengan proyek sekuel, situs resmi StarCraft 2 mulai menampilkan gangguan visual yang dianggap sebagai kode teaser. Kini, informasi baru dari jurnalis ternama mulai memetakan bentuk game yang sebenarnya sedang dikembangkan Blizzard.
Bukan Destiny-Like, Kata Jason Schreier
Jason Schreier dari Bloomberg secara eksplisit mematahkan ekspektasi komunitas yang mengharapkan StarCraft baru bergaya live service shooter ala Destiny. Pernyataan ini ia sampaikan dalam percakapan dengan mantan produser Polygon, Ryan Gilliam.
"Saya tidak akan mengandalkan game StarCraft ini menjadi Destiny-like, itu saja yang bisa saya katakan," ujar Schreier.
Komentar tersebut tentu mengecewakan sebagian penggemar yang ingin melihat studio besar mengambil alih "tongkat estafet" Destiny. Ini juga menarik karena Blizzard selama ini dikenal sukses dengan model layanan langsung seperti World of Warcraft dan Diablo, tetapi proyek StarCraft ini tampaknya mengambil jalur berbeda.
Bocoran Space Marine 2 dan Far Cry
Jika bukan Destiny-like, kira-kira seperti apa? Editor Windows Central, Jez Corden, memberikan petunjuk lewat akun X-nya. Ia menyebut proyek tersebut lebih dekat ke gaya Warhammer 40,000: Space Marine 2 dan bahkan mengambil elemen dari seri Far Cry.
"Dari yang saya lihat, ini lebih mirip Space Marine 2 / Far Cry, tapi saya tidak yakin pasti formula gameplay keseluruhannya seperti apa," tulis Corden.
Nama Far Cry bukan sekadar iseng. Sejak lama beredar kabar bahwa Dan Hay, mantan bos Far Cry di Ubisoft, memimpin pengembangan game shooter StarCraft di Blizzard. Namun, perlu dicatat Space Marine 2 dan Far Cry punya perbedaan fundamental, sehingga belum jelas fitur mana yang dimaksud Corden.
Koneksi Nexon dan Misteri Visual Glitch
Laporan awal menyebut Nexon, pengembang asal Korea Selatan, memperoleh hak untuk menggarap sekuel StarCraft. Kabar ini muncul bersamaan dengan gangguan visual aneh di situs resmi StarCraft 2 yang tidak terjadi sebelumnya. Kombinasi keduanya memperkuat sinyal bahwa pengumuman resmi tinggal menunggu waktu.
Jika Nexon benar terlibat, ini bukan pertama kalinya perusahaan Korea itu bekerja sama dengan Blizzard. Namun, sejauh ini belum ada konfirmasi resmi dari kedua pihak mengenai detail kerja sama tersebut.
BlizzCon Jadi Ajang Pengumuman?
Semua misteri ini diperkirakan akan terjawab di BlizzCon yang berlangsung 12-13 September. Upacara pembukaan menjadi momen yang paling dinantikan untuk unveil perdana proyek StarCraft tersebut. Penggemar Indonesia yang tidak bisa hadir langsung tetap bisa menyaksikan lewat siaran resmi Blizzard.
Satu hal yang pasti, Blizzard sengaja membangun ketegangan. Dari laporan Nexon, gangguan situs, hingga bocoran Schreier dan Corden, semuanya mengarah pada satu kesimpulan: sesuatu yang besar akan segera diumumkan untuk franchise StarCraft.