SULAWESI TENGGARA — PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat mempercepat pengiriman BBM ke 29 SPBU di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, untuk menjaga ketersediaan stok menyusul informasi kelangkaan Pertalite di sejumlah titik. Percepatan distribusi dilakukan dengan mengoptimalkan pengiriman dari Integrated Terminal Balongan.
Paragraf pembuka: Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB Reno Fri Daryanto menyatakan percepatan pengiriman dilakukan sebagai langkah antisipatif. Perusahaan juga terus memantau kondisi stok di lapangan dan berkoordinasi dengan pengelola SPBU agar penyaluran sesuai kebutuhan aktual masing-masing stasiun.
Mengapa Pasokan Dipercepat
Langkah pengiriman cepat diambil setelah muncul informasi mengenai ketersediaan Pertalite di sejumlah SPBU wilayah Majalengka. Pertamina Patra Niaga tidak menyebut jumlah SPBU yang sempat kosong, namun memastikan 29 SPBU yang beroperasi di kabupaten itu tetap melayani kebutuhan masyarakat.
Pengaturan distribusi dioptimalkan dari Integrated Terminal Balongan, salah satu simpul pasokan utama untuk wilayah Jawa Barat bagian timur. Pemantauan stok dilakukan harian agar pengiriman bisa disesuaikan dengan kondisi tiap SPBU, terutama selama pekan ini.
Imbauan ke Warga Majalengka
Masyarakat diminta tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Pertamina Patra Niaga mengingatkan agar warga tidak melakukan pembelian berlebihan, karena lonjakan permintaan yang tidak wajar justru bisa mengganggu kelancaran penyaluran.
Untuk memudahkan pencarian lokasi pengisian, perusahaan mengarahkan masyarakat memakai aplikasi MyPertamina. Lewat aplikasi itu, pengguna bisa melihat lokasi SPBU terdekat dan merencanakan pengisian BBM dengan lebih mudah.
Kanal Informasi dan Layanan
Warga yang membutuhkan informasi lanjutan soal layanan dan penyaluran BBM dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135. Kanal ini menjadi jalur resmi untuk melaporkan kendala stok maupun menanyakan jadwal pasokan di SPBU tertentu.
Percepatan distribusi ke Majalengka menjadi bagian dari pola pengamanan pasokan yang rutin dilakukan Pertamina Patra Niaga Regional JBB ketika ada sinyal gangguan di lapangan. Pola serupa diterapkan di sejumlah kabupaten lain di Jawa Barat dengan mengandalkan pasokan dari terminal-terminal terdekat.
Penutup: Bagi warga Majalengka, kepastian pasokan ke 29 SPBU berarti aktivitas harian tidak perlu terganggu. Bagi Pertamina Patra Niaga, kecepatan respons terhadap sinyal kelangkaan menjadi ujian tersendiri di tengah permintaan BBM bersubsidi yang terus diawasi publik.