KENDARI — Sosialisasi pengisian SKP harian melalui aplikasi E-Kinerja BKN diikuti ASN dari berbagai perangkat daerah Pemkot Kendari. Alfian menyebut pencatatan kinerja secara sistematis dibutuhkan agar aktivitas kerja setiap pegawai terdokumentasi dengan baik. Dari situ, pelaksanaan tugas bisa dipantau dan kontribusi pegawai terhadap target organisasi dinilai lebih terukur.
Mengapa SKP Harian Dinilai Bukan Sekadar Rutinitas Administratif
Menurut Alfian, pelaporan kinerja berfungsi sebagai instrumen untuk mencatat pelaksanaan pekerjaan sekaligus memastikan tanggung jawab setiap ASN berjalan sesuai sasaran yang telah ditetapkan. Ia meminta ASN tidak memperlakukan pengisian SKP sebagai formalitas belaka.
"Pengelolaan kinerja merupakan bagian dari upaya kita untuk mewujudkan ASN yang profesional, disiplin, bertanggung jawab, dan berorientasi pada hasil," jelas Alfian di hadapan peserta sosialisasi.
Laporan Harian Jadi Dasar Penilaian yang Objektif
Ketepatan menyusun laporan harian disebut menjadi bagian penting untuk mendukung penilaian kinerja yang objektif dan akuntabel. Alfian mengingatkan setiap aktivitas pekerjaan harus tercatat sesuai tugas dan target yang telah ditetapkan.
"Setiap aktivitas pekerjaan harus tercatat dengan baik dan sesuai dengan tugas serta target yang telah ditetapkan. Dengan demikian, penilaian kinerja dapat dilakukan secara lebih terukur dan dapat dipertanggungjawabkan," kata Alfian.
Ia juga meminta peserta memastikan laporan kinerja harian mengacu pada target organisasi, bukan sekadar mencatat aktivitas tanpa arah. Keselarasan antara laporan dan target dinilai menentukan kualitas penilaian kinerja ASN di lingkungan Pemkot Kendari.
Peserta Diminta Aktif Tanyakan Teknis Pengisian E-Kinerja
Dalam sosialisasi tersebut, Alfian meminta peserta mengikuti seluruh penjelasan narasumber secara serius. Peserta didorong aktif bertanya mengenai tata cara pengisian SKP harian, penggunaan fitur aplikasi E-Kinerja, hingga ketentuan pelaporan yang berlaku.
Ia berharap sosialisasi tidak berhenti pada pemahaman teknis penggunaan aplikasi. Pengetahuan yang diperoleh, kata Alfian, harus diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.
"Pengetahuan yang diperoleh harus diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari agar pelaporan kinerja ASN di lingkungan Pemkot Kendari semakin tertib, transparan, dan akuntabel," tandasnya.
Sosialisasi di Aula Samaturu itu menjadi langkah awal Pemkot Kendari menertibkan pelaporan kinerja ASN melalui aplikasi E-Kinerja BKN. BKPSDM Kendari belum merinci jadwal evaluasi lanjutan setelah kegiatan tersebut.