Pencarian

Pemkot Baubau Terapkan Belajar Daring TK hingga SMP Mulai 20 Oktober, ISPA di Puskesmas Capai 100 Pasien per Hari

Rabu, 21 Oktober 2026 • 14:16:01 WIB
Pemkot Baubau Terapkan Belajar Daring TK hingga SMP Mulai 20 Oktober, ISPA di Puskesmas Capai 100 Pasien per Hari
Wali Kota Baubau Yusran Fahim menyatakan pembelajaran tatap muka TK hingga SMP dialihkan ke daring mulai 20 Oktober.

BAUBAU — Wali Kota Baubau H Yusran Fahim menyatakan pengalihan pembelajaran tatap muka ke daring berlaku untuk seluruh sekolah di bawah kewenangan Pemkot Baubau. Jenjang SMA dan SMK tidak termasuk karena keputusannya berada di tangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kebijakan berlaku mulai Selasa (20/10), merespons memburuknya konsentrasi partikel debu di udara Kota Baubau.

Konsentrasi Debu Capai 114 Mikrogram di Lowu-Lowu

Hasil pengujian Dinas Kesehatan Kota Baubau per 19 Oktober 2026 mencatat tingkat konsentrasi partikel debu berada di angka 101 mikrogram per meter kubik. Angka tertinggi tercatat di Kelurahan Lowu-Lowu, Kecamatan Lea-Lea, mencapai 114 mikrogram per meter kubik.

"Kondisi ini sudah merupakan keadaan yang tidak sehat untuk masyarakat. Setelah kita pantau di beberapa puskesmas, kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat asap ini meningkat tajam, bahkan di satu puskesmas ada yang menangani hingga 100 pasien per hari," kata Yusran Fahim saat dihubungi di Kendari, Selasa.

Lonjakan pasien ISPA menjadi dasar utama pengambilan kebijakan. Anak-anak sekolah dinilai paling rentan terpapar partikel debu yang konsentrasinya terus naik.

Siswa Tetap Belajar, Guru Tetap Bertugas

Yusran menegaskan penghentian pembelajaran tatap muka bukan libur total. Para murid tetap wajib mengikuti pembelajaran dari rumah secara daring, sementara jajaran guru tetap bertugas seperti biasa.

"Siswa dialihkan belajar daring dari rumah, bukan libur total. Kebijakan ini mencakup jenjang TK, SD, dan SMP di bawah kewenangan Pemkot Baubau. Untuk jenjang SMA/SMK, keputusannya berada di bawah wewenang Pemerintah Provinsi," ujarnya.

Pemkot Baubau akan terus memantau dan mengevaluasi kualitas udara. Pembelajaran tatap muka kembali dibuka setelah kondisi udara dinilai membaik dan aman bagi kesehatan anak-anak.

Warga Diminta Berhenti Buka Lahan dengan Cara Bakar

Yusran mengimbau seluruh elemen masyarakat tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan dan tidak memicu titik api baru. Warga diminta segera melaporkan setiap potensi atau kejadian kebakaran kepada petugas dinas pemadam kebakaran agar ditangani cepat.

Imbauan itu menyusul asap karhutla yang menjadi penyebab utama penurunan kualitas udara di wilayah tersebut. Hingga kebijakan daring dicabut, aktivitas belajar siswa Baubau bergantung pada perkembangan kondisi udara di lapangan.

Follow kabarbaubau.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sultra.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks